Harga Gula Lempeng Naik di Pasar Oeba Kota Kupang NTT
Memasuki akhir tahun harga gula merah atau gula lempeng biasa disebut orang Kupang, alami kenaikan dari Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Harga gula lempeng alami kenaikan di pasar Oeba Kota Kupang.
Memasuki akhir tahun harga gula merah atau gula lempeng biasa disebut orang Kupang, alami kenaikan dari Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.
Penjual gula lempeng, Jefri saat ditemui di Pasar Oeba Kota Kupang Jumat, 25 November 2022 mengatakan, harga gula lempeng yang baru bisa menyentuh Rp Rp 30 ribu per kilogram. Dikatakannya, gula lempeng yang dijualnya dibeli langsung dari petani di Rote.
Baca juga: Kuliner Khas NTT, Nonton Sepakbola Piala Dunia 2022, Kelapa Muda vs Gula Lempeng Kupang Skor 2-0
"Stok lama masih jual Rp 30 ribu. Yang baru turun tadi malam sudah Rp 35 ribu," lanjutnya.
Gula lempeng biasa dipanen pada musim panas atau kering, sekitar bulan Juni hingga Agustus sementara pada musim hujan memasuki Desember petani tidak mengiris tuak.
"Karena gula merah musim panas panen, musim hujan orang tidak iris,"ungkap Risa yang juga menjual gula lempeng di Pasar Oeba Kota Kupang.
Selain gula lempeng yang mengalami kenaikan, gula air juga mengalami kenaikan.
Baca juga: Rayakan HUT ke-8 , PT MSM Lepas Gula Pasir Kristal Untuk Kebutuhan Jatim dan NTT
Sebelumnya, lima liter gula air dijual dengan harga Rp 1000 ribu sekarang menjadi Rp 120 ribu. Sedangkan gula Jawa masih Rp 20 ribu per kilogram, tidak mengalami kenaikan.
Pantauan POS-KUPANG.COM pada Jumat, 25 November 2022, stok gula lempeng masih banyak di lapak Jefri dan Risa.
Sesekali pembeli menanyakan harga gula lempeng namun tidak membeli karena harga naik. Satu kilogram gula lempeng berisi 12 bulatan gula lempeng berukuran besar. (dhe)