Pilpres 2024

Boyke Soroti Permintaan NasDem ke Prabowo: Kok Ajarkan Ikan Berenang? Gerindra Itu Punya Modal Kuat

Boyke Novrizon petinggi Partai Perindo, melontarkan kritikan pedas terhadap Ahmad Ali yang meminta Prabowo Subianto jadi cawapres-nya Anies Baswedan.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
TIDAK ELOK - Boyke Novrizon melontarkan kritikan pedas terhadap Ahmad Ali yang menawarkan Prabowo Subianto jadi cawapres-nya Anies Baswedan. Dia mengatakan tak elok Ahmad Ali berkata demikian ke Ketua Umum Partai Gerindra. 

POS-KUPANG.COM - Boyke Novrizon Petinggi Perindo ( Partai Persatuan Indonesia ) melontarkan kritikan pedas terhadap Ahmad Ali yang meminta Prabowo Subianto jadi calon wakil presiden atau cawapres Anies Baswedan.

Dia mengatakan, sangat tidak elok ajakan Ahmad Ali yang juga Wakil ketua Umum Partai NasDem itu ke Prabowo Subianto.

Pasalnya, dalam sejumlah aspek, semua kader Partai Gerindra sangat kompak bahkan demikian bersemangat untuk mengantar Prabowo jadi presiden menggantikan Presiden Jokowi.

Karena itu, lanjut dia, adalah tak elok mewacanakan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan.

Baca juga: Bawono Kumoro: Muskil Partai Gerindra Gabung ke NasDem, Prabowo Tak Mungkin Jadi Cawapresnya Anies

"Masa Pak Ahmad Ali minta Pak Probowo Subianto menjadi pendamping Anies sebagai cawapres? Itu tidak etis," kritik Boyke, Selasa 6 Desember 2022.

Mengapa tidak etis? Karena daya tawar politik yang dimiliki NasDem dan Gerindra itu sangat beda. Hasil Pemilu 2019, misalnya, Gerindra meraih 17,5 juta suara, sedangkan NasDem 12,6 juta.

Dengan demikian, kata Boyke, mewacanakan Prabowo jadi cawapres Anies pada Pilpres 2024, adalah hal yang mustahil.

"Kok mengajarkan ikan berenang? Publik tahu bahwa elektabilitas Prabowo lebih tinggi dari Anies Baswedan. Ini sesuai beberapa hasil survei," ujar Boyke yang juga Wakil Ketua Umum Partai Perindo.

Di Partai Gerindra, katanya, mesin partainya solid. Spirit berjuangnya luar biasa. Apalagi sekarang ini, Gerindra semakin kuat memperjuangkan Prabowo jadi presiden.

Sebagai Ketua Umum Gerindra, katanya, Prabowo sangat kuat karena punya modal ambang batas atau presidensial threshold untuk mengajukan capres dan cawapres.

Itu artinya, Prabowo lebih tepat menjadi capres. Bukan sebagai cawapres, apalagi mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Untuk diketahui, sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali meminta Prabowo agar berkoalisi dengan NasDem, Demokrat dan PKS dalam Koalisi Perubahan.

Baca juga: Abdul Hakim Beberkan Hasil Survei Terbaru, Partai Gerindra Melejit Tinggalkan PDIP

Akan tetapi, katanya, apabila nanti Gerindra bergabung maka Prabowo menjadi cawapres mendampingi Anies Baswedan.

Atau juga Partai Gerindra bisa mengusulkan kadernya untuk mendampingi Anies.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved