Pilpres 2024

Bawono Kumoro: Muskil Partai Gerindra Gabung ke NasDem, Prabowo Tak Mungkin Jadi Cawapresnya Anies

Bawono Kumoro, Peneliti IPI ( Indikator Politik Indonesia ) mengungkapkan ketidakyakinannya kalau Partai Gerindra rela bergabung ke Partai NasDem.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
MUSKIL - Bawono Kumoro, peneliti IPI (Indikator Politik Indonesia) berasumsi, bahwa muskil jikalau Prabowo Subianto bergabung ke NasDem dan menjadi cawapres-nya Anies Baswedan. 

Sebelumnya, Ketua Bappilu Partai Nasdem Effendi Choirie meminta kepada Prabowo untuk melakukan sesuatu yang tak akan mungkin dapat dipenuhi.

Permintaan Effendi Choirie adalah mengajak Prabowo Subianto untuk mengajukan kadernya menjadi kandidat cawapres Anies Baswedan.

Effendi Choirie mengatakan itu apabila Gerindra bergabung dengan Koalisi Perubahan yang dibentuk Nasdem bersama Demokrat dan PKS.

“Kalau Gerindra gabung dengan Koalisi Perubahan, maka Pak PS (Prabowo Subianto) tidak nyalon lagi. Lalu Gimana? Bisa saja menyalonkan kadernya untuk jadi cawapres,” sebut Effendi pada Kompas.com, Senin 5 Desember 2022.

Baca juga: Prabowo Subianto Belum Tentukan Figur Cawapres, Kini Beredar Nama Khofifah Indar Parawansa

Effendi mengatakan, Koalisi Perubahan telah sepakat untuk mengusung Anies sebagai capres. Oleh karena itu, tak mungkin Gerindra yang bergabung belakangan mendorong Prabowo jadi capres dalam koalisi tersebut.
“Kalau Koalisi Perubahan berarti capresnya Mas Anies, bukan Pak PS (Prabowo Subianto),” ucapnya.

Adapun Prabowo telah mendeklarasikan kesiapannya maju sebagai capres dalam Rapimnas Gerindra pada Agustus lalu.

Dalam kesempatan yang sama, Gerindra juga mengumumkan koalisi bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved