Pilpres 2024
Nama Anies Baswedan Tak Muncul dalam 4 Besar Daftar Capres Versi Relawan Jokowi, Begini Faktanya
Nama Anies Baswedan tak muncul dalam 4 besar daftar capres pada Pilpres 2024 versi Relawan Jokowi. Hanya Ganjar, Prabowo, Airlangga dan Sandiaga Uno.
POS-KUPANG.COM - Nama Anies Baswedan rupanya tak muncul dalam 4 besar daftar nama calon presiden pada Pilpres 2024 versi Relawan Jokowi.
Dalam daftar nama 4 capres versi Relawan Jokowi itu, nama-nama yang muncul, adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto dan Sandiaga Uno.
Dari empat besar calon presiden pada Pilpres 2024 itu, Ganjar Pranowo bertengger pada posisi teratas dengan mengantongi 26,59 persen.
Berikutnya nama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang adalah Menteri Pertahanan RI saat ini dengan 17,62 persen.
Baca juga: Zulkifli Hasan: Ganjar Pranowo Pantas Jadi Calon Presiden, PAN akan Pertimbangan dengan Cermat
Berada di posisi ketiga, yakni Airlangga Hartarto dengan 15,65 persen dan di posisi terakhir, adalah
Sandiaga Uno dengan 11,31 persen.
Sedangkan nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang saat ini menjadi calon presiden dari Partai NasDem, tak tertera dalam 4 besar calon presiden menggantikan Presiden Jokowi.

Fakta ini terungkap dalam momen Musyawarah Rakyat (Musra) IX Gabungan Relawan Jokowi Provinsi Gorontalo yang diselenggarakan pada Minggu 4 Desember 2022.
Musra IX tersebut berlangsung di Kota Gorontalo dan dibuka oleh Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, Minggu 4 Desember 2022.
Pada momen itulah seluruh peserta memberikan suara pada polling atau survei figur capres. Jajak pendapat tersebut dilakukan secara e-votting melalui scan barcode.
Baca juga: Menteri Bahlil Lahadalia Terang-Terangan Sapa Ganjar Pranowo Calon Presiden Didukung KAHMI
Hasilnya, muncul 4 nama calon presiden tanpa Anies Baswedan. Nama-nama yang muncul, yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.
Nama-nama lain yang juga muncul dalam momen tersebut, yakni Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel. Berikutnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Prof Mahfud MD.
Terhadap fakta itu, Ketua YLBHI Gorontalo, Lukman Ismail mengatakan, berbicara tentang capres, Indonesia perlu dipimpin orang yang memiliki kualitas yang luar biasa di segala aspek, termasuk paham betul persoalan hukum dan keadilan.
Masalah yang terjadi di Indonesia saat ini kurang lebih persoalan kemiskinan yang tidak lepas dari banyaknya kasus korupsi.
“Sosok yang cocok meneruskan kepemimpinan Jokowi sekiranya Mahfud MD, sebab jika bicara dalam pendekatan hukum, sosok Mahfud adalah orang yang tegas dalam persoalan hukum tersebut,” tuturnya.
Gabungan Relawan Joko Widodo (Jokowi) Gorontalo memilih figur capres - cawapres untuk Pilpres 2022.