Berita Kota Kupang

Kerja Sama dengan SMKN 1 Kupang, 54 Siswa SMKN 1 Sabu Barat Magang di Kupang 

Dua bulan mereka melakukan pendalaman materi dan magang di dudi dan kantor - kantor sekitar tiga Minggu,  kemudian kembali ke SMKN 1 Kupang

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
MAGANG - Kepala SMKN 1 Kupang, Drs. Mixon RN. Abineno pose bersama guru dan siswa dari SMKN 1 Kupang dan SMKN 1 Sabu Barat, Selasa 6 Desember 2022. Para siswa SMKN 1 Sabu Barat sebanyak 54 orang melakukan magang di Kota Kupang selama tiga bulan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 54 siswa kelas XII SMKN 1 Sabu Barat mengikuti magang atau Praktek Kerja Industri di Kupang. Magang ini berlangsung kurang lebih tiga bulan.

Hal ini disampaikan Kepala SMKN 1 Sabu Barat, Jevri Y.C. Bolla S.Pd.M.Si.M.A , Selasa 6 Desember 2022.

Kegiatan atau magang itu diikuti 54 siswa dan berlangsung selama tiga bulan. Dua bulan mereka melakukan pendalaman materi dan magang di dudi dan kantor - kantor sekitar tiga Minggu,  kemudian kembali ke SMKN 1 Kupang untuk mengikuti ujian kompetensi.

Adapun ke-54 siswa SMKN 1 Sabu Barat yang magang di Kupang ini didampingi Ketua Jurusan TKJ SMKN 1 Sabu Barat, Deby Bobby, S.Kom dan Wakasek Kesiswaan SMKN 1 Sabu Barat,  Carroll Imanuel Uly, S.Kom.

Usai melakukan magang para siswa ini melakukan kunjungan ke sejumlah objek wisata di Kota Kupang. Mereka dipandu oleh guru dan siswa dari Program Keahlian Usaha Layanan Pariwisata (ULP) SMKN 1 Kupang.

Baca juga: Tiga Siswa SMKN 1 Kupang Raih Nilai TOEIC Tertinggi 

Beberapa obyek wisata yang dikunjungi seperti ke Kantor Gubernur NTT (melihat Gedung Sasando), Taman Nostalgia, UPTD Museum Dinas Dikbud NTT, Patung Tirosa, Batu Nona, Patung Ina Boi dan Taman LLBK/Tedys.

Menurut Jefri, magang itu merupakan salah satu bagian dari kurikulum sehingga dalam kurun waktu tertentu siswa kelas XII wajib mengikuti magang.

"Magang itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dan dengan keterbatasan sarana prasarana dan juga dudi," kata Jevri.

Dijelaskan, keterbatasan dunia industri (dudi),  maka pihaknya  bersama orang tua sepakat agar siswa melakukan magang di Kupang dan pilihannya di SMKN 1, karena SMKN 1 Kupang  memiliki fasilitas yang cukup.

Dia mengharapkan,  setelah siswa mengikuti magang ini siswa mempunyai dasar pengetahuan dan  kompetensi yang berkembang karena juga ada kesepakatan-kesepakatan antara  SMKN 1 Sabu Barat dan SMKN 1 Kupang menyangkut kompetisi - kompetensi penting yang akan diuji dalam lembaga sertifikasi profesi (LSP).

Baca juga: Siswa SMKN 1 Kupang Gelar Bakti Sosial Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja

"Hasil ujian juga  memuaskan karena dari 54 siswa  yang mengikuti ujian, ada 32 siswa dinyatakan kompeten dan 22 belum. Jadi yang membanggakan itu,  bahwa dari 32 siswa tersebut mereka mendapatkan sertifikat berlogo Garuda," katanya.

Kepala SMKN 1 Kupang, Mixon RN. Abineno mengatakan, siswa SMKN 1 Sabu Barat sudah melakukan magang dan juga ujian oleh LSP.

Menurut Mixon, jumlah siswa SMKN 1 Sabu Barat yang mengikuti magang itu 54 siswa. Dari 54 siswa itu, ada 32 siswa dinyatakan kompeten dan 22 belum. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved