Berita Kota Kupang

Atap Plafon Gedung SMP Negeri 1 Kota Kupang Belum Diperbaiki Pasca Seroja

plafon gedung yang rusak di SMP Negeri 1 Kota Kupang diakibatkan karena bencana seroja pada Bulan April 2021.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ELISABETH EKKESIA MEI
RUSAK - Atap plafon gedung lantai dua SMP Negeri 1 Kota Kupang masih dalam keadaan rusak akibat badai seroja pada Bulan April 2021, Rabu, 30 November 2022  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Elisabeth Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Atap plafon Gedung lantai dua Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kota Kupang belum  diperbaiki pasca seroja April 2021 lalu.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Suasana sekolah SMP Negeri 1 Kota Kupang cukup ramai dengan siswa-siswi yang sedang bermain di Lapangan Sekolah. Beberapa siswa lainnya asyik bermain di teras lantai dua dan memenuhi berbagai sudut Sekolah pada saat jam istirahat.

Tampak atap-atap plafon di lantai dua SMP Negeri 1 Kota Kupang masih dalam keadaan rusak dan belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki. Rabu, 30 November 2022.

Baca juga: Lima Kelurahan Usulan Pemekaran di Kota Kupang Belum Penuhi Syarat

Dikatakan bahwa kepala SMP Negeri 1 Kota Kupang telah meninggal dunia beberapa bulan yang lalu. Yustinus Darmo, S.Fil diangkat menjadi Pelaksana Harian (PLH) Tugas Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Kupang Jalan Prof. Dr. W. Z Johannes No.30 Kupang, Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. 

Yustinus Darmo mengatakan plafon gedung yang rusak di SMP Negeri 1 Kota Kupang diakibatkan karena bencana seroja pada Bulan April 2021.

"Plafon-plafon yang rusak itu diakibatkan karena bencana seroja tahun lalu. Hal ini membuat ruangan yang plafonnya rusak itu mengalami kebocoran saat hujan," jelas Yustinus Darmo sambil menunjuk ke arah atap plafon yang rusak.

Yustinus Darmo juga mengatakan,  walaupun dalam keadaan bocor saat musim hujan, namun mereka tetap melakukan aktivitas belajar mengajar.

Kepada POS-KUPANG.COM, Yustinus Darmo mengaku pihak sekolah telah melakukan pengajuan perbaikan pascaseroja, namun belum ada respon dari pihak yang berwenang.

Baca juga: DP3A Kota Kupang Optimis Kota Kupang mampu Jadi Kota Ramah HAM

"Kami memang sudah melakukan pengajuan untuk perbaikan, namun belum ada respon dari pihak yang berwenang. Mungkin pemangku kepentingan dan kebijakan harus melihat sesuai skala prioritas. Jadi kami menunggu saja kapan bagian kami akan diperbaiki," ucap Yustinus.

Yustinus juga menyampaikan bahwa SMP Negeri 1 Kota Kupang akan melakukan pengajuan ulang selama plafon itu masih dalam keadaan rusak.

"Kami tetap melakukan pengajuan. Kalo bukan anggaran di tahun ini mungkin di tahun anggaran berikutnya akan tetap diajukan ulang," ujar Yustinus.

Yustinus berharap agar pengajuan perbaikan yang telah mereka lakukan sejak pascaseroja itu bisa diterima dan ditindaklanjuti.

"Saya hanya berharap agar pengajuan kami diterima, sehingga plafon-plafon yang rusak itu bisa diperbaiki dan tidak bocor lagi," harap Yustinus. (Cr.20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved