Berita Sumba Barat Daya

Wabup Sumba Barat Daya, Manfaatkan Semua Lahan Tidur Tanam Jagung

budaya orang Sumba yang tersirat dalam syair adat budaya orang Sumba yang merupakan warisan budaya leluhur orang Sumba.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Pos Kupang.com/petrus piter
Bupati dan Wabub SBD, dr. Kornelius Kodi Mete-Marthen Christian Taka, SIP bersama ibu 

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IPem meminta para petani mengolah semua lahan tidur yang ada  untuk menanam jagung.

Permintaan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IPem untuk mengolah lahan tidur disampaikan di ruang kerjanya, Selasa 27 Nopember 2022.

Menurut Marthen Christian Taka, masih banyak lahan tidur di Sumba Barat Daya seperti di wilayah Loura, Kodi dan sebagian wilayah Wewewa yang sampai sekarang  belum  terkelolah untuk menanam tanaman bermanfaat seperti jagung, kacang dan tanaman pertanian lainnya.

Baca juga: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Anggota Panwascam se-Kabupaten Sumba Barat Daya

Sebagai orang Sumba, mengolah lahan sawah menanam padi, mengolah lahan kering menanam padi ladang, jagung, kacang-kacangan dan beragam tanaman lain untuk kebutuhan hidup bukanlah hal baru.

Bahkan itu menjadi budaya orang Sumba yang tersirat dalam syair adat budaya orang Sumba yang merupakan warisan budaya leluhur orang Sumba.

Karena itu sebagai orang Sumba harus memiliki lahan usaha tanam padi, jagung dan lainnya serta harus pula memelihara ternak seperti  ayam, babi, anjing, kerbau dan lainnya. Tanpa itu maka itu bukanlah orang Sumba. Hal itu sudah menjadi tradisi kehidupan turun temurun orang Sumba.

Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IPem menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Selasa 27 Nopember 2022.

Dikatakan bila kita semua memahami dan memaknai filosopi hidup warisan  leluhur Sumba dengan baik dan benar maka sejatinya tidak ada gisi buruk, kemiskinan dan stunting terjadi di daerah ini. Sebab stok makanan seperti padi dan jagung tersedia, telur ayam tersedia, daging tersedia dan lainnya.

Baca juga: Agustinus Tangkur Resmi Dilantik Jadi Ketua DPRD Manggarai Timur Gantikan Heremias Dupa

Namun dalam perkembangan perjalanan hidup orang Sumba tidak semua melaksanakannya. Bahkan hanya berharap adanya bantuan pemerintah.

Sesungguhnya menggelorakan semangat menanam jagung adalah mau mengajak seluruh rakyat Sumba Barat Daya untuk kembali ke kebun, mengolah lahan untuk menanam jagung, padi dan lain-lain untuk memenuhi kebutuhan hidup ke depan.

Dengan demikian kemandirian pangan masyarakat tetap terjaga.

Disisi lain usaha tanam jagung sangat menjanjikan karena harga jagung cukup bagus. Apalagi ada rencana pembangunan pabrik pakan ternak di daerah ini. Bila rencana benar-benar terwujud maka harga jagung pasti bertambah naik, usaha ternak warga Sumba Barat Daya bertambah karena pakan ternak tersedia.

Hal itu berdampak positip terhadap  kehidupan masyarakat karena tingkat kesejahteraan petani meningkat.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IPem meminta para petugas penyuluh pertanian agar melaksanakan tugas dengan baik sehingga usaha tanam jagung, padi dan lainnya oleh para petani berhasil baik pula.

Baca juga: Anies Baswedan Capres 2024, NasDem Sumba Barat Daya Taat Keputusan Ketua Umum

Karena itu, ia menekankan, setiap hari para penyuluh berada di lapangan mendampingi petani mengolah lahan, menanam, memupuk, merawat hingga produksi.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved