Pilpres 2024
Prabowo Subianto Pecahkan Rekor, Raih 93 Persen Hasil Survei Voxpol Center, Disusul Anies Baswedan
Prabowo, Ketua Umum Partai Gerindra memecahkan rekor dalam survei elektabilitas para figur yang disebut-sebut layak menggantikan Presiden Joko Widodo.
POS-KUPANG.COM - Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra memecahkan rekor dalam survei elektabilitas para figur yang disebut-sebut layak menggantikan Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2024 mendatang.
Dalam survei yang dilakukan Voxpol Center Research & Consulting, sosok Menteri Pertahanan RI tersebut meraih elektabilitas mencapai 93 persen.
Fakta itu terpapar dalam jajak pendapat Voxpol Center Research & Consulting bertema "Peta Elektoral dan Simulasi Kandidat Capres-Cawapres Pilpres 2024" periode 22 Oktober - 7 November 2022.
Berdasarkan hasil survei lembaga tersebut, tiga sosok paling populer di kalangan publik, yakni Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Baca juga: Prabowo Subianto Diramalkan Menang Pilpres 2024, Dukungan Presiden Jokowi Jadi Penentu
Prabowo menjadi memiliki popularitas tertinggi disusul mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan berikutnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.
Dalam survei tersebut tak ada nama Ganjar Pranowo, kader PDIP yang disebut-sebut sebagai salah satu figur yang cukup berpeluang diusung PDIP dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Prabowo Subianto meraih angka 93 persen, sedangkan Anies Rasyid Baswedan 80,7 persen dan Sandiaga Salahuddin Uno 77,4 persen.”
Demikian Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, Sabtu 19 November 2022 melalui keterangan tertulis kepada Tribunnews.com.
Voxpol Center juga membeberkan persebaran pemilih Prabowo Subianto di Tanah Air. Para pemilih Prabowo mayoritas berada di wilayah yang kami sajikan berikut ini.
- Sumatera,
- Jawa Barat,
- Jawa Timur,
- Bali-NTB-NTT,
- Sulawesi, dan
- Maluku-Papua.
Baca juga: Surya Paloh Tak Akan Iri Gegara Ucapan Jokowi kepada Prabowo Subianto Soal Jatah Presiden 2024
Sementara itu, pemilih Anies Baswedan berada di wilayah:
- Sumatera,
- DKI-Banten,
- Jawa Barat,
- Kalimantan,
- Sulawesi, dan
- Maluku-Papua.
Sedangkan Sandiaga Uno memiliki sebaran suara yang hampir merata di setiap wilayah.
Pada bagian lain, Pangi Syarwi Chaniago juga mengungkapkan bahwa Anies, Ganjar Pranowo, dan Prabowo konsisten menempati tiga besar elektabilitas tertinggi.
Survei tersebut berdasarkan simulasi pertanyaan dari simulasi 16 nama dan 10 nama yang diajukan kepada pemilih.

Namun, pada simulasi 4 nama, 3 nama, dan 2 nama, Anies selalu unggul bersaing dengan Ganjar dan Prabowo.
Meskipun demikian, tetapi selisih elektabilitasnya tak berbeda jauh.
Berdasarkan elektabilitas secara personal, hasil temuan menyatakan bahwa peluang Anies lebih besar dibandingkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Baca juga: Prabowo Subianto Lebih Diandalkan untuk Gantikan Jokowi, Faktor Ekonomi Jadi Pertimbangan Utama
Begitu juga dengan Ganjar, disebutkan lebih berpeluang dibandingkan dengan Prabowo Subianto.
Namun, lagi-lagi selisih jarak elektabilitas masing-masing kandidat masih dalam batas range margin of error, masih sangat tipis, kompetitif, dan sangat dinamis ke depannya.
Sebagai informasi, survei Voxpol Center dilakukan untuk mengetahui tingkat popularitas, kedisukaan, dan elektabilitas partai politik dan tokoh-tokoh nasional yang berkemungkinan maju menjadi calon presiden dan Pemilu 2024.
Survei dilakukan dengan menggunakan sampel dari 1.220 responden dengan margin of error 2,81 persen.
Metode pengumpulan data survei ini adalah responden terpilih diwawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang telah dilatih.
Setiap pewawancara bertugas mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa atau kelurahan terpilih.
Demi menjaga kualitas data yang didapatkan, Voxpol Center Research & Consulting melakukan lima tahap Quality Control, yakni Double Validasi Kuesioner, Konfirmasi Rekaman Audio, Verifikasi Foto, Spotcheck, dan Input Data.
Survei Voxpol Center menggunakan metode multistage random sampling.
Metode tersebut melalui dua tahap, pertama tahap systematic random sampling dalam memilih Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kedua yakni tahap systematic random sampling dalam memilih responden dari Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Baca juga: Prabowo Subianto Tak Hanya Urus Politik Tetapi juga Urus Nasib Pertahanan Bangsa Indonesia
Temuan Jajak Pendapat:
1. Anies Baswedan 26,1 persen
2. Ganjar Pranowo 25 persen
3. Prabowo Subianto 20,7 persen
4. Ridwan Kamil 6,1 persen
5. Agus Harimurti Yudhoyono 3,4 persen
6. Andika Perkasa 2,6 persen
7. Sandiaga Salahuddin Uno 2,4 persen
8. Khofifah Indar Parawansa 2,3 persen
9. Puan Maharani 2 persen
10. Gatot Nurmantyo 1,1 persen
11. Ahmad Syaikhu 0,9 persen
Baca juga: Presiden Jokowi Lebih Dekat dengan Ganjar Pranowo Ketimbang Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
12. Ahmad Heryawan 0,7 persen
13. Airlangga Hartarto 0,7 persen
14. Muhaimin Iskandar 0,7 persen
15. Erick Thohir 0,5 persen
16. Salim Segaf Al Jufri 0,5 persen
Tidak tahu/tidak jawab 4,3 persen
Parpol Ini Paling Populer di Indonesia
Partai Golkar, Gerindra, PDI-P dan PKS menjadi 4 parpol paling populer berdasarkan hasil survei terbaru.
PDI-P, Gerindra dan Golkar menjadi 3 partai dengan elektabilitas tertinggi.
Kemudian, jika dilihat dari arah dukungan pemilih kandidat calon presiden, pemilih Ganjar cenderung untuk memilih PDI-P, pemilih Anies cenderung memilih PKS dan Nasdem, sementara pemilih Prabowo cenderung untuk memilih Gerindra.
Dilihat dari basis demografi masyarakat yang berpendidikan SMA/sederajat, maka Anies unggul dengan angka 42,5 persen.
Kemudian disusul Ganjar 31,7 persen. Selanjutnya, Prabowo dipilih oleh masyarakat yang berpendidikan menegah atas sebesar 22,2 persen.
Baca juga: Pilpres 2024, Prabowo Subianto Berpantun Ria di Hadapan Cak Imin
Survei juga menemukan bahwa Anies menjadi capres paling layak menurut publik untuk memimpin Indonesia 2024.
Penyebabnya, ada perbedaan mencolok karakter pemilih dari tiga nama ini, pemilih Anies cenderung pemilih yang rasional melihat pemimpin berdasarkan prestasi.
Pemilih Ganjar cenderung pemilih yang sosiologis melihat pemimpin dari kedekatan dengan rakyat, sedangkan pemilih Prabowo cenderung pemilih yang psikologis melihat dari sisi ketegasan pemimpin. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS