Minggu, 19 April 2026

KTT G20

KTT G20 - Dua Kali Jokowi Minta Perang Dihentikan

Presiden Jokowi dua kali mengulangi desakannya agar perang dihentikan saat membuka sesi ketiga KTT G20 di Bali pada Rabu 16 November 2022.

Editor: Alfons Nedabang
TANGKAPAN LAYAR
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menutup KTT G20 di Bali, Rabu 16 November 2022. Jokowi masih menekankan agar mengakhiri perang. 

Selain Biden, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang datang mewakili Presiden Vladimir Putin juga telah meninggalkan KTT G20 Bali pada Selasa 15 November.

Rusia diwakilkan Menteri Keuangan Anton Siluanov di hari terakhir KTT G20 kemarin. "Seperti yang diperkirakan, Tuan Lavrov meninggalkan Bali pada akhir hari pertama KTT G20," kantor berita negara Rusia RIA Novosti melaporkan Selasa 15 November malam.

Sementara itu Presiden Jokowi akhirnya menutup KTT G20 di Bali. “Alhamdullilah, hari ini kita dapat mengadopsi dan mengesahkan G20 Bali Leaders Declarations ini adalah dekralasi pertama yang bisa diwujudkan sejak Februari 2022,” kata Jokowi.

Selain deklarasi, Presidensi Indonesia juga menghasilkan kerjasama konkret berupa daftar proyek kerjasama antar negara anggota G20 dan juga negara atau organisasi undangan.

“Proyek kerja sama ini yang akan membantu membumikan kerja G20 lebih dekat dengan rakyat. Memastikan G20 bermanfaat tidak saja untuk anggotanya, tetapi juga bagi dunia, dan utamanya Negara-negara berkembang. Let us recover together, recover stronger,” katanya.

Setelah itu Jokowi menyerahkan gelar presidensi G20 tahun depan ke Perdana Menteri India Narendra Modi.

"Saya ingin menyampaikan selamat kepada India yang akan melanjutkan kepemimpinan presidensi G20 berikutnya. Amanah menjaga dan mewujudkan pemulihan global serta pertumbuhan yang inklusif selanjutnya berada di tangan Yang Mulia PM Narendra Modi," kata Jokowi dalam sidang penutupan G20.

Baca juga: Presiden Joe Biden di KTT G20 : Indonesia Dapat Rp 310 Triliun untuk Kembangkan Energi Bersih

Jokowi yakin di bawah kepemimpinan Modi, G20 akan terus bergerak. Ia menegaskan Indonesia siap mendukung presidensi India di G20 tahun depan.

"Saya juga meminta kepada seluruh pemimpin G20 di sini untuk juga mendukung presidensi India tahun depan," ucap Jokowi.

"Menandai berakhirnya presidensi Indonesia di G20, saya menyerahkan tampuk kepemimpinan (G20) kepada India selaku presidensi G20 berikutnya," paparnya lagi.

Jokowi kemudian mengucapkan kepada seluruh kementerian, lembaga, dan kelompok kerja G20 yang telah membantu mewujudkan kesuksesan presidensi Indonesia di G20 selama setahun terakhir.

Jokowi juga tak lupa mengapresiasi antusiasme para pemimpin negara G20 yang hadir langsung di Bali meski di tengah situasi global yang sedang mengalami banyak kesulitan.

"Selamat jalan kepada seluruh pemimpin negara yang hadir dan delegasi undangan, have a safe trip. Dengan ini saya nyatakan KTT G20 di Bali, Indonesia, ditutup," kata Jokowi sambil mengetuk palu di meja sidang.

Penutupan itu pun disambut tepuk tangan dari seluruh hadirin di ruang sidang. Terlihat pula Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terlihat bersuka cita hingga berpelukan menyambut penutupan G20 di Bali. (tribun network/fik/fit/dod)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved