Berita Timor Tengah Utara
Bupati Timor Tengah Utara Pimpin Upacara Peringatan HKN 2022
Penyakit Tidak Menular (PTM). Pandemi COVID-19 telah mengajarkan bahwa tak ada satupun orang yang di dunia yang aman.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN)
Peringatan HKN yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Sabtu, 12 November 2022 ini dihadiri oleh Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi, Ketua DPRD TTU, Hendrikus F. Bana, beserta para pimpinan OPD lingkup Pemda TTU.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati TTU, Drs. Juandi David mengatakan, HKN tahun 2022 digelar dengan mengangkat tema, "Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku, membuka peluang bagi seluruh lapisan masyarakat memasuki masa transisi".
Baca juga: Porprov NTT 2022, Kabupaten Timor Tengah Utara Kirim Atlit dari 14 Cabor
Hal ini merupakan tantangan tersendiri di bidang kesehatan, setelah fokus pada penanganan pandemi COVID-19, kini dihadapkan pada penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM). Pandemi COVID-19 telah mengajarkan bahwa tak ada satupun orang yang di dunia yang aman.
Dibutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih siaga, antisipatif, responsif dan tangguh dalam menghadapi ancaman masalah kesehatan yang terjadi saat ini, maupun di masa yang akan datang.
Kementerian Kesehatan, kata Budi, menyusun langkah konkrit, dengan melakukan transformasi sistem kesehatan yang fokus pada 6 pilar, yaitu layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan,sistem pembiayaan kesehatan, SDM Kesehatan, teknologi kesehatan.
"Namun dengan kolaborasi professional segala sektor, pandemi ini hampir kita lalui. Saat ini bersama dengan negara-negara lain, Indonesia sedang meningkatkan kapasitas global untuk pencegahan, persiapan dan respon terhadap pandemi di masa yang akan datang," ungkapnya.
Saat ini semua sektor menghadapi masa transisi dari Pandemi ke Endemi. Aturan Pemerintah perihal melonggarkan pembatasan pandemi COVID-19, salah satunya dengan memperbolehkan masyarakat untuk tidak memakai masker saat beraktifitas di luar ruangan, atau di area terbuka yang tidak padat orang.
Baca juga: Pelaku Pencurian Mesin Cuci Mobil Dibekuk Aparat Polsek Noemuti Timor Tengah Utara
Belajar dari sejarah pandemi yang terjadi di dunia, transisi menuju endemi, dilakukan saat masyarakat sudah mulai menyadari, bagaimana caranya melakukan protokol kesehatan yang sehat pada diri dan keluarga. Hal tersebut memerlukan edukasi dan penerapan secara bertahap.
Ia berharap, melalui peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 ini, menjadi awal pulihnya berbagai sektor di masyarakat, sehingga Indonesia bisa Kembali Sehat dan Kembali Tumbuh.
"Saya berharap rangkaian kegiatan dalam peringatan HKN, berfokus dengan hidup bersih dan sehat, membuat generasi kita ke depan menjadi SDM yang berkualitas, untuk daerah dan bangsa negara," ungkapnya.
Budi juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya, kepada segenap jajaran kesehatan, lintas sektor di pusat, dan daerah, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu membahu, berjuang tanpa mengenal lelah di semua lini dalam melaksanakan pembangunan kesehatan, perjuangan untuk selamatkan bangsa dari pandemi COVID-19.
Selain itu, membangkitkan semangat dan optimisme seluruh komponen masyarakat, untuk menjalani masa endemi dengan bijak serta mewujudkan Indonesia semakin sehat, dan tumbuh menjadi bangsa besar yang kuat. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS