Jumat, 10 April 2026

Berita Manggarai Timur

Manggarai Timur Dapat Jatah Puluhan Pelajar Kuliah Gratis dan Bekerja di Jerman

Program ini merupakan kerjasama Kadin NTT-Kadin Matim, bersama Habibie Education Youth (HEY) dan DIHK (Kamar Dagang dan Industri Jerman).

Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
TM - Kadin Manggarai Timur melaksanakan Technical Meeting terkait program Kuliah Gratis dan Bekerja di Jerman bagi anak-anak NTT termasuk Manggarai Timur. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Kabupaten Manggarai Timur melakukan Technical Meeting (TM) untuk menindaklanjuti program Kuliah Gratis dan Bekerja di Jerman bagi anak-anak pelajar NTT termasuk Manggarai Timur

Program ini merupakan kerjasama Kadin NTT-Kadin Matim, bersama Habibie Education Youth (HEY) dan DIHK (Kamar Dagang dan Industri Jerman).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Kadin Manggarai Timur Maximillian Nalang Firman Demorin, bertempat di Kedai KopiBee di Peot, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Selasa 8 November 2022 malam. 

Baca juga: Bawaslu Manggarai Timur Bangun Kerja Sama Semua Stakeholder Lakukan Pengawasan Partisipatif

Firman menjelaskan, teknikal meeting ini dilakukan oleh Bidang 10 Kadin Kabupaten Manggarai Timur guna menindaklanjuti arahan dari Ketua Kadin NTT apalagi program ini sangat baik untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi NTT. 

Dikatakan Firman, jatah/kuota yang diberikan untuk Kadin Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 40 sampai 80 orang anak-anak untuk bisa kuliah gratis dan bekerja di negara Jerman

Adapun syarat untuk anak yang bisa lulus ke Jerman, terang Firman, anak tersebut berusia 18-30 tahun, berpola pikir internasional, berwawasan mandiri dan juga menjaga nama baik Indonesia. 

Selain itu, kata Firman, meskipun kuliah gratis dan bekerja di Jerman, namun setiap anak wajib menyiapkan biaya Rp35 juta di luar biaya pengurusan pasport dan kebutuhan pribadi. Biaya ini digunakan untuk mengikuti kelas persiapan selama 6 bulan yang nantinya akan dibuka Borong, jika antusiasme anak-anak Manggarai Timur memenuhi kuota yang diberikan dan juga seluruh kebutuhan biaya saat kuliah di Jerman. 

Baca juga: Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas Pantau Paket Proyek Jalan Dangka Mangkang-Watunggong

"Jadi nanti Habibie Education Youth membuka sekolah kelas persiapan di Borong untuk belajar bahasa Jerman, sepuluh sekolah kepribadian, psiko test dan lainya," terangnya. 

Firman juga menerangkan, untuk membantu meringankan beban orang tua terkait biaya Rp35 juta itu, dimana bisa dibayar dalam 4 tahap untuk tahap awal bisa Rp 5 juta dan kemudian tiga tahap selanjutnya dibayar Rp10 juta/tahap. 

"Untuk pembayaran cicil atau pertahap ini kalau tidak mampu orang tua menggunakan uang sendiri. Kadin juga akan membantu bekerja sama dengan Bank NTT atau koperasi simpan pinjam dimana uang biaya itu bisa diambil disini kemudian nantinya akan diganti orang tua dalam waktu tidak sampai 1 tahun," Ujarnya. 

Firman juga mengharapkan agar ada bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur untuk dukungan kepada orang tua. 

Firman juga mengatakan, diharapkan kepada anak-anak yang punya niat ini untuk mengikuti kelas persiapan ini secara penuh dan benar-benar memahami, karena wajib hukumnya jika dikirim ke Jerman harus lulus untuk memiliki ujian sertifikat bahasa Jerman. 

Baca juga: Siswa-Siswi SMAN 3 Borong Manggarai Timur Dapat Pendidikan Seks yang Baik

Firman juga menerangkan, program ini bukan hanya dengan kuliah gratis, namun juga sambil bekerja dengan pola 2 3 2 dimana 2 hari kuliah, 3 hari kerja yang lebih pada pelatihan kerja dan 2 hari libur. 

"Jadi disana kerja sesuai jurusan, jadi dia misalnya kuliah jurusan perawat, maka kerja juga di perawatan dan mendapatkan bayaran dengan besaran 752-1400 euro atau setara Rp11-Rp12 juta/bulan,"terangnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved