Berita Lembata

Kabupaten Lembata Sudah Punya Perda dan Perbup Tentang Buruh Migran

perda perlindungan tenaga kerja itu sudah ada sejak 2017. Bahkan sudah ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
FOTO BERSAMA - Foto bersama peserta seminar. Kabupaten Lembata sejauh ini telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Kabupaten Lembata. Masalahnya, kelanjutan aksi peraturan itu sejauh ini belum tampak. Ketua DPRD Lembata Petrus Gero menegaskan hal itu saat kegiatan Seminar Pelatihan Jurnalistik Bagi Pengelola Media SMA-SMK di Aula SMP Don Bosko Lewoleba, Lembata, Jumat, 4 November 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Kabupaten Lembata sejauh ini telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Kabupaten Lembata.

Masalahnya, kelanjutan aksi peraturan itu sejauh ini belum tampak.

Ketua DPRD Lembata Petrus Gero menegaskan hal itu saat kegiatan Seminar Pelatihan Jurnalistik Bagi Pengelola Media SMA-SMK di Aula SMP Don Bosko Lewoleba, Lembata, Jumat, 4 November 2022. 

Baca juga: Anggota DPR RI Ahmad Yohan dan Bank Indonesia Perkuat Semangat Wirausaha Masyarakat Lembata

Seminar yang diselenggarakan oleh Yayasan VIVAT Indonesia itu mengusung tema 'Membangun Kepedulian Siswa/siswi tentang Kasus Perdagangan Orang di NTT dan Media yang Berpihak pada Korban.'

Petrus Gero mengatakan, perda perlindungan tenaga kerja itu sudah ada sejak 2017. Bahkan sudah ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati atau Perbup. Sayangnya belum ada aksi yang berarti.

Menanggapi hal ini, aktivis kemanusiaan, Pendeta Paoina Bara, mengingatkan supaya peraturan daerah itu sebaiknya dibedah, dalam bentuk seminar misalnya, untuk melihat sejauh mana peraturan itu berpihak pada masyarakat. Jangan sampai, dia mengingatkan, peraturan itu justru menguntungkan perusahaan perekrut tenaga kerja. (LLR)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved