Berita NTT
BMKG Imbau Masyarakat NTT Waspada Pertumbuhan Awan Cumulonimbus
BMKG Stasiun El Tari Kupang mengimbau masyarakat NTT untuk waspada terhadap pertumbuhan awan cumulonimbus.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG Stasiun El Tari Kupang mengimbau masyarakat NTT untuk waspada terhadap pertumbuhan awan cumulonimbus.
Awan cumulonimbus bisa menyebabkan potensi hujan disertai petir atau kilat serta angin kencang sesaat.
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, mengatakan, prakiraan hujan untuk 31 Oktober 2022, hampir semua wilayah di NTT mengalami hujan ringan dan cerah berawan.
Baca juga: Cuaca Maritim 30 Oktober 2022, Peringatan BMKG: 3 Perairan di NTT, Bali dan NTB ini Patut Diwaspadai
"Peringatan dini Cuaca Nusa Tenggara Timur tgl 31 Oktober 2022 pkl 11:20 WITA berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl. 11:50 WITA," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin 31 Oktober 2022.
Ia menyebut, Kabupaten Timor Tengah Selatan peringatan dini berlaku untuk wilayah Amanuban Tengah, Amanuban Barat, Ki'e, Kuanfatu, Kolbano, Kualin, Noebeba, Kuatnana, dan sekitarnya.
Potensinya, dapat meluas ke wilayah seperti Kabupaten Kupang untuk wilayah Semau, Kupang Barat, Kupang Timur, Sulamu, Kupang Tengah, Amarasi, Fatuleu, Takari, Amfoang Selatan, Amfoang Utara, Nekamese, Amarasi Barat, Amarasi Selatan.
Ada juga Amarasi Timur, Amabi Oefeto Timur, Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut, Semau Selatan, Taebenu, Amabi Oefeto, Amfoang Timur, Fatuleu Barat, Fatuleu Tengah, Amfoang Tengah,
Untuk Kabupaten Timor Tengah Selatan meliputi daerah Kota Soe, Mollo Selatan, Mollo Utara, Amanuban Selatan, Fatumnasi, Polen, Batu Putih, Oenino, Kot Olin, Mollo Barat, Mollo Tengah, Tobu, Nunbena.
Baca juga: Cuaca NTT 30 Oktober 2022, BMKG Sebut Sebagian Wilayah NTT Hujan Sedang Hingga Lebat Disertai Petir
Sementara, Kabupaten Timor Tengah Utara meliputi Miomafo Timur, Miomafo Barat, Biboki Selatan, Noemuti, Kota Kefamenanu, Biboki Utara, Biboki Anleu, Insana, Insana Utara, Noemuti Timur, Miomaffo Tengah, Musi.
Selanjutnya ada Mutis, Bikomi Selatan, Bikomi Tengah, Bikomi Nilulat, Bikomi Utara, Naibenu, Insana Fafinesu, Insana Barat, Insana Tengah, Biboki Tan Pah, Biboki Moenleu, Biboki Feotleu.
Sedangkan di Kabupaten Alor meliputi Teluk Mutiara, Alor Barat Laut, Alor Barat Daya, Alor Selatan, Alor Timur, Pantar, Alor Tengah Utara, Alor Timur Laut, Pantar Barat, Kabola, Pulau Pura, Mataru, Pureman, Pantar Timur, Lembur, Pantar Tengah, Pantar Baru Laut.
Bagi Kabupaten Flores Timur mencakup wilayah Wulanggitang, Titehena, Larantuka, Ile Mandiri, Tanjung Bunga, Solor Barat, Solor Timur, Adonara Barat, Wotan Ulumando, Adonara Timur, Kelubagolit, Witihama, Ile Boleng, Demon Pagong, Lewolema, Ile Bura, Adonara, Adonara Tengah, Solor Selatan.
Berikutnya untuk Kabupaten Lembata melingkupi wilayah Naga Wutung, Atadei, Ile Ape, Lebatukan, Nubatukan, Omesuri, Buyasuri, Wulandoni, Ile Ape Timur.
Lalu, di Kota Kupang, berada di wilayah Alak, Maulafa, Kelapa Lima, Oebobo, Kota Raja, Kota Lama, dan sekitarnya.
"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 16:00 WITA. Prakirawan BMKG Nusa Tenggara Timur dapat diakses pada website https://www.bmkg.go.id," sebut Agung.
Ia juga mengimbau masyarakat NTT untuk tetap waspada dengan curah hujan siang menjelang sore dengan potensi sedang sampai lebat disertai petir. (Fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS