Pilpres 2024

Pilpres 2024, Jusuf Kalla Sebut Kriteria Cawapres Anies Baswedan

Jusuf Kalla mengatakan, Ahmad Heryawan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) punya kapasitas yang sama sebagai kandidat cawapres.

Editor: Alfons Nedabang
TribunBangka.com
Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. 

POS-KUPANG.COM - Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengatakan, Ahmad Heryawan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) punya kapasitas yang sama sebagai kandidat calon wakil presiden ( cawapres ) untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Ahamd Heryawan merupakan mantan Gubernur Jawa Barat, sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjabat Ketua Umum Partai Demokrat.

“Semua mungkin, semua baik. Nanti (urusan) koalisi dan Anies (Anies Baswedan),” ujar Jusuf Kalla ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Jumat 28 Oktober 2022.

Jusuf Kalla mengaku tak mau ikut campur dalam proses penentuan pasangan Anies Baswedan. Hal itu menjadi urusan Anies Baswedan dan partai politik pengusungnya.

Namun dalam pandangannya, kriteria cawapres yang penting adalah bisa menunjukan sanggup bekerja untuk publik.

“Tapi orang (kandidat cawapres) elektabilitasnya dilihat dari apa yang dikerjakannya sekarang,” ujarnya.

“Bagaimana jadi (calon wakil) presiden (kalau) tak punya elektabilitas. Tapi orang akan menilai dia sanggup bekerja atau tidak,” tambahnya.

Baca juga: Survei Cawapres 2024, Ridwan Kamil Tertinggi, AHY Urutan Kelima, Siapa yang Dipilih Anies Baswedan?

Baca juga: Pilpres 2024, Surya Paloh Siap Restui Duet Anies Baswedan-AHY, PKS Sodorkan Ahmad Heryawan

Di sisi lain Jusuf Kalla menampik jika memberi dukungan khusus untuk Anies sebagai capres. Ia mengeklaim juga berhubungan baik dengan figur capres lainnya.

“Saya kenal baik sebetulnya sama Anies, bersahabat dengan Prabowo, bersabat dengan Bu Puan, semua baik,” imbuh dia.

Adapun saat ini Partai NasDem sebagai pengusung Anies Baswedan sebagai capres sedang menjajaki pembentukan koalisi bersama dua parpol oposisi pemerintah.

Keduanya adalah Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Namun bangun koalisi belum terbentuk, salah satu yang diduga menjadi penghambat adalah belum sepakatnya ketiga parpol terkait penentuan cawapres.

Partai NasDem ingin pendamping Anies Baswedan merupakan figur non-parpol. Sementara PKS mengajukan Ahmad Heryawan dan Partai Demokrat terus mendorong AHY. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved