Berita Kupang
Kisah Romo Alandjino Anak Nakal Dipanggil Menjadi Pelayan
Bagi RD. Alandjino Da Costa Soares Dosantos, Pr. menjadi pelayan Tuhan merupakan panggilan Tuhan yang memilihnya sebagai hamba dalam melayani umat
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Menjadi pelayan Tuhan sebagai seorang Umam dalam gereja Katolik merupakan sebuah rahmat yang tidak bisa dimiliki semua orang.
Hanya orang-orang terpilih yang sudah ditempah selama bertahun-rahun sejak masa perlalihan di seminari menengah hingga ditahbuskan menjadi imam.
Bagi RD. Alandjino Da Costa Soares Dosantos, Pr. menjadi pelayan Tuhan merupakan panggilan Tuhan yang memilihnya sebagai hamba dalam melayani umat dan sesama.
Baca juga: 60 Tahun Dibukanya Konsili Vatikan II, Suatu Inspirasi yang Masih Tetap Mencari Pelaksanaannya
Dengan mengambil motto Tahbisan Imamat "Aku adalah yang paling hina dari semua rasul" (1Kor 15:9) Romo Alan begitu kerap disapa mengakui semasa remaja dirinya anak yang nakal.
Dalam Missa perdana imam baru di kediaman orangtua, belakang panti sosial karya wanita Naibonat, Rabu 13 Oktober 2022 pada kesempatan tersebut sambil berderai airmata ia ucapkan terima kasih kepada kedua orangtua atas doa yang tulus mengiringi langkahnya sampai pada tujuan.
Dirinya dalam kata hatinya karena ketulusan dan kerendahan hatinya dalam menanggapi panggilan Tuhan meminta doa dan dukungan semoga ia senantiasa dikuatkan, diteguhkan dan dimampukan dalam menjalani tugas kegembalaannya sebagai Imam Tuhan sampai keabadian.
Romo Aland merupakan imam dari paroki St. Helena Camplong juga merupakan salah satu Imam yang ditahbis Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Pierro Pioppo pada 10 Oktober 2022, di Paroki St.Yoseph Pekerja Penfui Kupang.
Baca juga: Dubes Vatikan Mgr Piero Pioppo Minta 19 Imam Baru Tetap Rendah Hati
Dia merupakan anak pertama dari empat bersaudara, dari pasangan ayah Alarico Da Costa dan Ibu Angela Soares,
Bupati Kupang Korinus Masneno yang ikut dalam missa perdana imam baru tersebut memberi hormat dan proficiat kepada Romo Alan yang telah ditahbis menjadi seorang imam.
Menurut Bupati Masneno, semuanya ini terjadi atas kehendak Tuhan dan Tuhan yang memilih.
Bupati juga meminta doa dari Romo Alan untuk masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kupang agar terberkati.
Selain itu, ucapan proficiat ia tujukan kepada kedua orangtua Romo Alan, yang telah sukses menghantarkan dan mempersembahkan anak menjadi seorang imam dan menjadi milik semua umat. (cr9)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Romo-Aland-Dosantos-saat-memberikan-berkat.jpg)