Berita NTT

Bawaslu NTT Perpanjang Pendaftaran Panwascam

Komisioner Bawaslu NTT, James Welem Ratu mengatakan, pihaknya mengikuti petunjuk dari Bawaslu RI tentang perpanjangan Panwascam.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
DIPERPANJANG - Komisioner Bawaslu NTT, James Welem Ratu menyebu Bawaslu NTT memperpanjang masa pendaftaran calon anggota panitia pengawas pemilihan kecamatan (panwascam) untuk memenuhi kuota 30 bagi perempuan di pemilu 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu NTT ) memperpanjang masa pendaftaran  calon anggota panitia pengawas pemilihan kecamatan ( Panwascam ) untuk memenuhi kuota 30 bagi perempuan di pemilu 2024.  

Komisioner Bawaslu NTT, James Welem Ratu mengatakan, pihaknya mengikuti petunjuk dari Bawaslu RI tentang perpanjangan Panwascam.

Menurutnya, saat ini proses sedang berlangsung dan masih dilakukan perpanjangan masa pendaftaran bagi Panwascam untuk Bawaslu NTT.

"Masih dilakukan perpanjangan bagi kecamatan-kecamatan yang kuota perempuannya belum mencapai 30 persen ataupun pesertanya belum mencapai 2 kali yang dibutuhkan," sebutnya, Jumat 7 Oktober 2022. 

Baca juga: Bawaslu Umumkan Tiga Komisioner NTT Untuk Lima Tahun Kedepan

James menyebut, di NTT saat ini ada sekitar 60 kecamatan yang memperpanjang masa pendaftaran hingga tanggal 8 Oktober 2022. 

Selanjutnya, setelah masa perpanjangan ditutup maka dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dari 9-13 Oktober. Setelah itu disampaikan pengumuman dan bagi yang lolos maka akan mengikuti tes CAT. 

"CAT itu akan berlangsung secara online dari tanggal 14-16 Oktober," sebut James lagi. 

James menyebut, secara umum di NTT memang kuota perempuan telah terpenuhi. Namun di beberapa daerah terutama di wilayah terpencil, sangat kurang kuota perempuan untuk mendaftar. 

Untuk itu, sejalan dengan instruksi Bawaslu RI, diminta bagi Bawaslu di daerah agar intens berkomunikasi dengan kelompok perempuan untuk mendaftar menjadi petugas pengawas pemilu tingkat kecamatan. 

Baca juga: Bawaslu Lembata Sosialisasi Kawal Hak Pilih Pemilih Disabilitas

Dia menambahkan, pada wilayah terpencil diperbolehkan untuk pelamar perempuan dari wilayah kecamatan lain yang masih dalam satu Kabupaten/Kota. Namun, perlu melengkapi ketentuan ikutan seperti surat keterangan mengenai kependudukan ataupun surat domisili. 

Menurutnya, memang secara regulasi tingkat atas, belum ada penjelasan lebih detail. Tetapi dalan regulasi lanjutan, disebutkan formulasi terkait dengan memperhatikan kuota 30 persen untuk perempuan. 

"Dalam regulasi ini kuota perempuan afirmasi masuk dalam prinsip, kalau sebelum-sebelumnya tidak masuk dalam prinsip, tapi sekarang masuk dalam prinsip maka harus dijalankan," tegasnya. 

Jika nantinya, kata James, kalau kuota yang disiapkan itu tidak terpenuhi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Ia berjanji jajaran Bawaslu di NTT akan berupaya maksimal agar kuota itu bisa terpenuhi. 

Dari laporan terakhir yang ia peroleh, sebagian besar daerah telah memenuhi kuota pencalonan pengawas pemilu di kecamatan. Hanya pada beberapa wilayah yang terus diupayakan agar terpenuhi. (Fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved