Berita Sumba Barat Daya

Atasi Kelangkaan BBM di Sumba Barat Daya, Pemerintah Batasi Pengisian Mobil 30 Liter Per Hari

semua sopir ataupun pemilik kendaraan mobil wajib membawa serta KTP dan STNK kendaraan mobil untuk mendaftarkan kendaraan pada petugas

Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
ATREAN- Suasana antrean kendaraan sepeda motor dan mobil memadati SPBU Rada Mata Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Sabtu 1 Oktober 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK- Pemda Sumba Barat Daya membatasi pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan mobil 30  liter per hari dan motor 10 liter per hari.

Hal itu untuk mencegah pengisian berulangkali oleh jenis kendaraan yang sama. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pelayanan BBM.

Selain itu mencegah pula penyalahgunaan BBM jenis Pertalite untuk kepentingan bisnis seperti penjualan BBM eceran.

Disamping itu semua sopir ataupun pemilik kendaraan mobil wajib membawa serta KTP dan STNK kendaraan mobil untuk  mendaftarkan kendaraan pada petugas di kantor SPBU agar terdaftar dalam aplikasi sehingga memudahkan pengawasan pengisian BBM.

Baca juga: Harga Pertamax Turun Lagi Per 1 Oktober 2022

Dengan demikian, kendaraan tersebut hanya bisa mengisi sekali dan tidak bisa lagi  berulangkali mengisinya karena sistem aplikasi pasti menolaknya.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM di SPBU Rada Mata Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Sabtu 1 Oktober 2022, nampak suasana antrean kendaraan  masih cukup padat baik sepeda motor maupun mobil mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU tersebut.

Sedangkan pada jalur BBM jenis pertamax nampak lengang. Hanya beberapa warga saja yang datang mengisi BBM jenis pertamax.

Setiap kendaraan sepeda motor maupun mobil wajib memasang plat kendaraan bila ingin mengisi bbm jenis Pertalite. Hal itu berarti  terhadap kendaraan tanpa plat nomor polisi pasti tidak akan terlayani pengisian bbm jenis Pertalite.

Baca juga: Realisasi Bansos Pengalihan Subsidi BBM Capai Rp 171,23 Miliar.

Selanjutnya terhadap para pemilik kendaraan mobil yang belum mendaftar setelah mengisi bbm jenis Pertalite  langsung diarahkan oleh petugas ke kantor SPBU untuk mendaftarnya.

Nampak hadir petugas kepolisian, Brimob dan Dinas Perhubungan SBD menjaga dan mengawasi pelayanan  pengisian BBM di SPBU tersebut.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved