Pilpres 2024

Anies Baswedan Makin Moncer, Elektabilitasnya di Atas Prabowo Bahkan Lampaui Presiden Jokowi

Karier politik Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta kini semakin moncer. Elektabilitasnya di atas Prabowo Subianto bahkan melampaui Presiden Jokowi.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
MAKIN MONCER - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta semakin moncer menyongsong Pilpres 2024 mendatang. Saat ini elektabilitasnya di atas Prabowo Subianto bahkan melampaui Presiden Jokowi. 

POS-KUPANG.COM - Karier politik Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta kini semakin moncer. Saat ini, elektabilitasnya di atas Prabowo Subianto bahkan melampaui Presiden Jokowi.

Bahkan elektabilitas Presiden Jokowi saat ini berada di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra.

Fakta politik ini diungkapkan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya berdasarkan hasil survei lembaga itu terkait elektabilitas ke-4 tokoh tersebut pada saat ini.

Yunarto Wijaya mengatakan, saat ini masyarakat masih memilih Jokowi pada Pemilu 2019 lalu. Namun hal itu akan semakin berbeda menjelang Pemilu 2024.

Baca juga: Relawan Dorong Partai Politik Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden

"Sekarang ini Jokowi sudah jeblok angkanya, sudah kalah dari Ganjar Pranowo, sudah kalah dari Pak Prabowo dan sudah kalah dengan Anies Baswedan," ujar Toto, demikian Yunarto Wijaya biasa disapa.

Toto mengungkapkan hal ini dalam wawancara eksklusif Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, di kantor Tribunnews.com, di Jakarta, Senin 26 September 2022.

DILAPORKAN KE BAWASLU - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta kini dilaporkan ke Bawaslu oleh Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi. Laporan ini terkait penyebaran Tabloid bergambar dirinya di luar DKI Jakarta. Penyebaran tabloid itu dinilai sebagai salah satu bentuk curi start kampanye.
DILAPORKAN KE BAWASLU - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta kini dilaporkan ke Bawaslu oleh Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi. Laporan ini terkait penyebaran Tabloid bergambar dirinya di luar DKI Jakarta. Penyebaran tabloid itu dinilai sebagai salah satu bentuk curi start kampanye. (POS-KUPANG.COM)

"Fakta ini seiring kesadaran, bahwa secinta apapun saya dengan Jokowi, tapi berisiko besar kalau kita melangkahi konstitusi atau kode etik tata negara yang kita miliki," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Yunarto Wijaya juga membeberkan hasil survei Charta Politika yang memperlihatkan 57 persen responden menolak wacana Prabowo Subianto-Jokowi di Pilpres 2024.

"Ada temuan linier lain yang memperlihatkan bahwa masuk akal masyarakat dan responden akan menolak ide Prabowo-Jokowi," kata Yunarto.

Yunarto juga menyangsikan banyak pemilih Jokowi pada pemilu kemarin, akan kembali memberikan suaranya pada Pemilu 2024 mendatang.

Baca juga: KIB Berpeluang Dukung Anies Baswedan, Vivo Yoga Mauladi Bocorkan Nama Capres Versi Rakernas III PAN

"Adalah sebuah fakta ketika Pak Prabowo digabung dengan Pak Jokowi sebagai menteri, tetapi polarisasi tetap berlanjut yang terjadi degradasi pendukung Pak Prabowo yang kecewa kemudian berpindah ke Mas Anies. Ini fakta elektoral ketika kita cross tabulasi data," ujarnya.

3 Parpol Bakal Usung Anies Baswedan

Tiga partai politik yakni Partai NasDem, PKS ( Partai Keadilan Sejahtera ) dan Partai Demokrat nyaris 100 persen bakal mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Gubernur DKI Jakarta itu rencananya akan dideklarasikan sebagai calon presiden saat Hari Pahlawan pada 10 November 2022.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved