Rahasia Besar Kota Kupang Bisa Mendapatkan Harmony Award dan Julukan Kota Toleran

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang,  Yakobus Beda Kleden ungkap rahasia besar Kota Kupang mendapat Harmony Award dan Julukan Kota Toleran

HO-POS-KUPANG.COM
JB Kleden 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang,  Yakobus Beda Kleden mengungkapkan rahasia besar Kota Kupang mendapat Harmony Award dan Julukan Kota Toleran.

Belum lama ini, Kota Kupang di Provinsi NTT mendapatkan Harmony Award dan Julukan Kota Toleran. Terhadap prestasi ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Kupang,  Yakobus Beda Kleden mengungkapkan hal initerwujud berkat kerjasama semua pihak, pemerintah, masyarakat, lembaga agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI/Polri  dan pihak terkait lainnya.

Jack Kleden, demikian  Beda Kleden disapa, menjelaskan,  Kota Kupang menerima Harmony Award karena memenuhiempat variabel penilaian. Pertama, karena adanya regulasi Pemerintah Kota, tindakan pemerintah, regulasi sosial, dan demografi agama.

"Dalam kaitan dengan regulasi, kita boleh berbangga di Kota Kupang, ada Peraturan Walikota Kupang (PERWALI) Nomor 79 Tahun 2020 tentang Pedoman Fasilitasi Pembangunan Rumah Ibadah. Contoh yang sederhana itu adalah umat Buddha. Umat beragama Buddha di Kota Kupang jumlahnya sedikit. Tapi, mereka juga mendapat tempat untuk pembangunan vihara," ujar Jack Kleden, belum lama ini.

JB Kleden
JB Kleden (HO-POS-KUPANG.COM)

Dalam kaitannya dengan penguatan kerukunan umat beragama, Jack Kleden menjelaskan salah satu program prioritas yang sedang dilakukan intitusinya saat ini adalah Moderasi beragama itu untuk mengajak orang secara adil dan berimbang.

"Adil dan berimbang itu artinya kita menjalankan agama kita secara baik dan benar. Tapi, tentunya kita tidak hidup sendirian. Jadi, bersama dengan umat yang lain kita melakukan praktek-praktek keagamaan kita. Kita juga mesti memperhatikan agama-agama lain yang berada di sekitar kita," jelas Jack Kleden.

Baca juga: Kota Kupang Jadi Kota Toleran, Jeriko Minta Warga Tetap Jaga Kerukunan

Sebanyak 4 prinsip dasar dalam moderasi beragama yakni mengutamakan nilai kemanusiaan, menghargai kesepakatan bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menghargai ketertiban umum dan kearifan lokal.

“Kita selalu beragama negara Indonesia, maka kita juga perlu menghormati kesepakatan-kesepakatan yang ada dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita punya ideologi Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika," tegas Jack Kleden.

Lebih lanjut Jack Kleden menjelaskan, kerukunan antarumat beragama di Kota Kupang sangat baik. Hal inilah yang membuat Kota Kupang mendapatkan Harmony Awards dari Kementerian Agama dan dinobatkan sebagai salah satu 'Kota Toleran' di Indonesia menurut SETARA Institut.

“Pada 10/3 lalu SETARA Institut merilis 10 Kota Toleran di Indonesia berdasarkan survey Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2021. Kota Kupang berada diurutan keempat dengan skor akhir 6,337 dari 94 Kota di Indonesia yang disurvey,” jelasnya.

Menurut Jack Kleden, Kementerian Agama melaksanakan dua fungsi penting yakni fungsi agama dan Pendidikan agama. Di bidang agama salah satu urusan yang mendapat perhatian serius dari Kementerian Agama adalah berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas kerukunan hidup umat beragama.

"Indonesia merupakan masyarakat yang plural termasuk agama. Ada banyak agama dan kepercayaan. Gangguan sedikit saja dalam hubungan antar umat beragama itu bisa berdampak pada disintegrasi atau disharmonisasi hubungan sosial. Oleh karena itu, lalu lintas atau hubungan antarumat beragama di Indonesia itu perlu dijaga dengan baik," ujar dia pada Pos Kupang, Jumat (16/9).

Baca juga: Kota Kupang Raih Peringkat 5 Indeks Kota Toleran 2020

Diwawancarai di ruang kerjanya, di Kantor Kementerian Agama Kota Kupang yang terletak di Jalan S.K. Lerik ini, JB Kleden menyampaikan rasa gembira dan apresiasinya atas hal tersebut. Ia menjelaskan kerukunan beragama di Kota Kupang merupakan prestasi dari seluruh warga kota Kupang.

Meskipun demikian Kleden mengatakan kerukunan bukanlah sesuatu yang given, kerukunan hidup adalah sesuatu yang perlu terus menerus diperjuangkan dan dipelihara dari waktu ke waktu.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved