Berita Kota Kupang

Mantan Distributor Sepeda Motor Listrik di Kota Kupang Dukung Inpres Joko Widodo

Sepeda motor listrik di NTT, kata dia harus memiliki power atau kekuatan yang besar sehingga dapat disesuaikan dengan situasinya.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
pos kupang
Ir. Theodorus Widodo, mantan distributor sepeda motor listrik di Kota Kupang, NTT. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Instruksi Presiden kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional para pejabat baik dijajaran pemerintahan pusat maupun daerah mendapat respon dari berbagai pihak.

Menurut Ir. Theodorus Widodo kendaraan Mobil Listrik di NTT belum tersedia. Tapi kebijakan tersebut sangat baik untuk mendukung ekonomi hijau (green economy).

Dikatakan, apakah kebijakan atau Inpres ini sudah cukup dan siap untuk direalisasikan atau belum oleh pemerintah pusat maupun pemerintah di daerah-daerah.

Baca juga: Dikira Dapat Hadiah, M Nuh Justru Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi, Harus Bayar Rp 2,5 M

Sebagai salah satu mantan distributor sepeda motor listrik, Theo mengaku jika di Kupang, NTT untuk sepeda motor listriknya tidak kuat karena kontur tanah atau medannya.

"Hampir 20 unit sepeda motor listrik saya yang mubasir karena tidak ada peminat," kata Ketua INTI NTT itu.

Menurutnya, sepeda motor listrik di NTT, harus memiliki power atau kekuatan yang besar sehingga dapat disesuaikan dengan situasinya.

"Sementara ini belum ada yang produksi sepeda motor listrik yang powernya besar," ungkapnya

Ia mengakui kelebihan dari sepeda motor listrik yakni bebas polusi, tanpa bunyi mesin, perawatan sangat mudah karena tidak butuh banyak onderdilnya. Terutama hemat energi. Sementara itu tenaga motor tersebut yang menjadi hambatan.

Baca juga: Dikira Dapat Hadiah, M Nuh Justru Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi, Harus Bayar Rp 2,5 M

Ia mengatakan sepeda motor listrik apabila dilakukan pengisian penuh arus listriknya maka dapat menempuh jarak sekitar 60 KM untuk jalanan yang rata, tapi apabila jalanan bergunung-gunung atau kontur tanah seperti di NTT maka hanya menempuh jarak 10-20 KM.

Menurut dia sepeda motor listrik cocok sekali dipakai pada kontur tanah yang rata seperti di Jawa, Jakarta atau Surabaya.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved