Berita Kabupaten Belu

Kedatangan WNA Melalui Perbatasan RI-RDTL 8.810 Orang Tahun 2022

Perlintasan Warga Negara Asing (WNA) melalui pintu batas negara Indonesia-Timor Leste selama covid-19 terhitung 2019-2022 mengalami fluktuatif. 

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Kepala Kantor Imigrasi Atambua, K.A Halim 

 Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Perlintasan Warga Negara Asing  (WNA) melalui pintu batas negara Indonesia-Timor Leste selama covid-19 terhitung 2019-2022 mengalami fluktuatif. 

Timor Leste merupakan negara penyumbang wisatawan mancangera di NTT, khususnya Kabupaten Belu. 

Berdasarkan data perlintasan dari Kantor Imigrasi Atambua yang diterima Pos Kupang. Com, Rabu 14 September 2022 menunjukkan, kedatangan WNA tahun 2021 turun drastis yakni hanya 1.120 orang  dibandingkan tahun 2020 sebanyak 19.596 orang. 

Tahun 2022 keadaan Januari-Agustus mulai meningkat yakni sebanyak 8.810 orang. Hingga akhir tahun 2022 diperkirakan jumlah kedatangan WNA akan bertambah lagi. 

Imigrasi Atambua membawahi wilayah kerja Kabupaten Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara. 

Baca juga: Kepala Imigrasi Atambua Beri Penghargaan Kepada ASN Terbaik

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Atambua atau Kakanim Kelas II Atambua, K. A Halim mewakili Kakanwil Kemenkumham Marciana D Jone kepada Pos Kupang. Com, Rabu 14 September 2022 mengatakan, dalam mendukung pariwisata, Kementrian Hukum dan Ham NTT dapat melayani Visa on Arrival bagi pelaku perjalanan WNA khususnya dalam kunjungan wisata. Layanan Visa On Arrival atau VoA ini mulai diberlakukan 6 Januari 2022.  

Dengan pemberlakuan VoA ini, pariwisata Indonesia, khususnya Kabupaten Belu semakin berkembang sehingga perekonomian masyarakat juga terus meningkat. 

Plt Kepala Dinas Pariwisata, Gerardus Mbulu melalui Sekretaris Dinas, Mikhael Bria kepada Pos Kupang. Com mengungkapkan, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara menurun drastis selama pandemi Covid-19,  terutama tahun 202 dan 2021.

Data Dinas Pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2020 sebanyak 572 orang, Laki-laki 395 orang, perempuan 177 orang. Tahun 2021 menurun drastis yakni hanya 29 orang, Laki-laki 12 orang, perempuan 17 orang. Kondisi ini akibat pandemi Covid-19 yang mana pemerintah membatasi kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Mikhael optimis tahun 2023, jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkat karena pemerintah sudah memberikan kelonggaran untuk kunjungan wisata ke Indonesia. 

Timor Leste sebagai negara tetangga menjadi penyumbang wisatawan bagi Kabupaten Belu khususnya dan NTT umumnya. 

Ke depan Dinas Pariwisata akan menggelar berbagai event yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Belu. (jen). 

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Kepala Kantor Imigrasi Atambua, K.A Halim
Kepala Kantor Imigrasi Atambua, K.A Halim (POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved