Berita Sumba Timur

Aliansi Mahasiswa Sumba Timur Gelar Demonstrasi Tuntut Pembatalan Kenaikan Harga BBM

Aliansi Mahasiswa di Kabupaten Sumba Timur menggelar demonstrasi untuk menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
BBM - Suasana aksi oleh Aliansi Mahasiswa Sumba Timur menolak kenaikan harga BBM di Halaman Kantor DPRD Sumba Timur, Senin 12 September 2022 siang. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Aliansi Mahasiswa di Kabupaten Sumba Timur menggelar demonstrasi untuk menolak kenaikan harga bahan bakar minyak BBM oleh pemerintah. 

Demonstrasi yang diikuti aktivis dari lima elemen organisasi mahasiswa itu digelar di dua titik yakni Kantor Bupati Kabupaten Sumba Timur dan Kantor DPRD Sumba Timur di Jalan Jenderal Soeharto, Kecamatan Kota Waingapu, Senin 12 September 2022 pagi. 

Sebelum menggelar aksi di kantor pemerintah itu, massa aksi mahasiswa yang berjumlah sekitar 50-an aktivis itu mulai bergerak dari titik kumpul Lapangan Prailiu sekira pukul 09.54 Wita. Mereka membawa aneka poster berisi tuntutan serta bendera organisasi. 

Saat menggelar demonstrasi di Halaman Kantor Bupati Sumba Timur, massa aksi dari Aliansi Mahasiswa yang menggelar orasi bergilir itu diterima Asisten perekonomian dan pembangunan Kabupaten Sumba Timur, Frenky Ranggambani. 

Selanjutnya, di halaman kantor DPRD Sumba Timur, massa aksi juga menggelar orasi dan menyampaikan pernyataan sikap. Pimpinan DPRD dan pemerintah yang selesai menggelar sidang paripurna menemui massa aksi di halaman gedung DPRD. 

Aksi demonstrasi tersebut dikawal ketat puluhan aparat Kepolisian Resor (Polres) Sumba Timur yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Fajar WLS. 

Saat itu, Ketua DPRD Sumba Timur Ali Oemar Fadaq didampingi Wakil Ketua DPRD Umbu Kahumbu Nggiku dan Yonathan Hani bersama dengan Wakil Bupati David Melo Wadu menemui massa aksi. Umbu Kahumbu Nggiku pun meminta massa aksi untuk menyampaikan aspirasi di dalam gedung DPRD. 

Saat dialog, Koordinator Lapangan Aksi, Yen Kopa Rini dari Persatuan Mahasiswa Timur (Permasti) membacakan empat poin tuntutan massa aksi. 

Pertama, menolak kenaikan harga BBM Bersubsidi karena berdampak pada aktivitas perekonomian dan sumber daya masyarakat kecil, Kedua, mendesak DPRD Sumba Timur untuk melakukan pernyataan sikap menolak kenaikan harga BBM

Ketiga mendesak pemerintah dan DPR Sumba Timur untuk mengontrol harga harga bahan pokok, dan Keempat menuntut pemerintah untuk transparan jumlah kuota penggunaan BBM Bersubsidi kepada masyarakat. 

Yonathan Hani yang berbicara mewakili pimpinan dewan menyebutkan bahwa dewan dan pemerintah bersama dengan stakeholder terkait seperti Pertamina telah melakukan rapat koordinasi. Selain itu, dewan juga telah mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah terkait kebijakan distribusi BBM di Sumba Timur. 

Senada, Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu dalam dialog tersebut juga menyebut pemerintah bersama dewan telah berkoordinasi terkait sikap terhadap kenaikan harga BBM serta dampak ikutan yang dirasakan masyarakat luas. 

Meski demikian, pemerintah dan dewan tidak bisa serta merta harus menyatakan sikap menolak kenaikan harga BBM seperti yang dituntut massa aksi saat itu. 

Melo Wadu mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada aliansi mahasiswa yang menyuarakan keresahan masyarakat. 

Usai dialog, perwakilan massa aksi dari aliansi mahasiswa Sumba Timur menyerahkan dokumen tuntutan kepada pimpinan DPRD Sumba Timur. Aksi demonstrasi yang digelar berlangsung aman dan lancar hingga masa aksi membubarkan diri usai dialog dengan tiga pimpinan DPRD Sumba Timur dan Wakil Bupati David Melo Wadu sekira pukul 12.30 Wita. (Ian) 

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

BBM - Suasana aksi oleh Aliansi Mahasiswa Sumba Timur menolak kenaikan harga BBM di Halaman  Kantor DPRD Sumba Timur, Senin 12 September 2022 siang.
BBM - Suasana aksi oleh Aliansi Mahasiswa Sumba Timur menolak kenaikan harga BBM di Halaman Kantor DPRD Sumba Timur, Senin 12 September 2022 siang. (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved