Berita NTT

PHDI Nusa Tenggara Timur Gelar Malam Braya 2 di Pura Agung GKB 

Parisada Hindu Dharma Indonesia NTT atau PHDI Nusa Tenggara Timur  menggelar kegiatan Malam Bazar dan Pentas Seni Tahap 2 (Malam BRAYA-2) di pelataran

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/H.O
PURA - Malam Braya 2 di Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Minggu, 11 September 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Parisada Hindu Dharma Indonesia NTT atau PHDI Nusa Tenggara Timur  menggelar kegiatan Malam Bazar dan Pentas Seni Tahap 2 (Malam BRAYA-2) di pelataran Pura Agung Giri Kertha Bhuwana (GKB), Minggu, 11/09/2022. 

Kegiatan ini dengan dukungan donasi, pembelian tiket/ kupon bazar, oleh umat Hindu dan masyarakat kota Kupang dan sekitarnya.

Ketua PHDI Nusa Tenggara Timur I Wayan Dharmawa mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka renovasi Puri Agung Giri Kertha Bhuwana Kupang yang rusak akibat badai Seroja April 2021 lalu. 
 
"Kegiatan ini fiselenggarakan oleh Yayasan Hindu Dewi Sri dibawah koordinasi PHDI Provinsi dan lembaga - lembaga keagamaan lainnya yang ada di Kota Kupang dan Provinsi NTT," kata Ketua PHDI Nusa Tenggara Timur I Wayan Dharmawa. 

Lanjut dia, Kegiatan Braya pertama dilaksanakan di Pura Oebanantha yang bertujuan untuk penggalangan dana untuk penguatan kelembagaan terutama Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan Paradah. 

Sedangkan Braya yang kedua dilaksanakan untuk mendukung renovasi pembangunan salah satu bangungan suci yang ada di Pura Agung Giri Kertha Bhuwana di Pura ini yang mengalami kerusakan karena bencana Seroja yang lalu. 

Dalam kegiatan ini disamping mengundang umat Hindu secara internal juga diundang tokoh - tokoh lintas Agama dan juga etnis lain. 

"Tentu salah satu tujuan dari adanya keterlibatan banyak mitra - mitra, sahabat - sahabat lintas Agama, lintas etnik kita berharap, bagaimana kita membangun sebuah harmoni, kebersamaan antar sesama warga Nusa Tenggara Timur khususnya di Kota Kupang dimana pada saat umat Hindu ada event, kegiatan sosial keagamaan untuk mendukung kegiatan rehabilitasi kita mengundang umat lain demikian juga sebaliknya manakala ada undangan besok lusa dari sahabat - sahabat dari Agama lain, kelompok - kelompok etnis yang bikin event tentu kita berbaur," jelas mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT ini. 

Dalam kegiatan ini, beberapa rangkaian acaranya adalah pentas seni dan kuliner hidangan lokal. 

"Tentu kita berharap kalau event - event seni ini dilakukan dan melibatkan lintas pelaku SMA dan anak muda kita berharap suatu saat akan terjadi juga kerjasama meningkatkan rasa kepemilikan budaya dan Seni di kalangan kaum muda dan tentu secara keseluruhan kalau event ini terus dilakukan dan kualitasnya makin baik menjadi satu brand baru bagi Kota Kupang sebagai salah satu destinasi wisata," ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved