Perang Rusia Ukraina

Pasukan Rusia di Garis Depan Alami Kekalahan Terbesar Sejak Invasi,Ukraina Rebut Kembali Kota Utama

Perang antara Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung sengit sejak awal invasi pasukanb Vladimir Putin pada pertengahan Februari 2022 lalu

Editor: Alfred Dama
AP PHOTO/MARIENKO ANDREW
UKRAINA -- Tentara Ukraina memeriksa kendaraan militer yang rusak setelah pertempuran di Kharkiv, Ukraina, Minggu (27/2/2022). Pemerintah kota mengatakan bahwa pasukan Ukraina terlibat dalam pertempuran dengan pasukan Rusia yang memasuki kota terbesar kedua di negara itu pada Minggu. 

POS KUPANG.COM -- Perang antara Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung sengit sejak awal invasi pasukanb Vladimir Putin pada pertengahan Februari 2022 lalu

Baru kali ini, pasukan Rusia mengalami kekalahan terbesar dalam perang tersebut. Pasukan di garis depan terpaksa mundur akibat kekalahan dan harus membiarkan kota utama direbut kembali oleh pasukan Ukraina

Sementara itu, Pasukan Ukraina juga terus mengalami kemajuan. Sedeikit demi sekitd wilayah penting yang pernah jatuh ke tangan Rusia direbut kembali oleh pasukan Kiev

Baca juga: Amerika dan Sekutu Bakal Ketar Ketir, China dan Rusia Akan Geler Patroli Bersama Angkatan Laut

Militer Ukraina alami kemajuan pesat, pasukan Rusia mundur dari kota-kota Utama di Ukraina timur laut pada Sabtu (10/9/2022), menandai kekalahan terbesar sejak enam bulan.

Media pemerintah Rusia, kantor berita TASS mengatakan bahwa kementerian pertahanan telah memerintahkan pasukan Rusia untuk meninggalkan kota Izium, Ukraina.

Dikutip dari Al Jazeera, kota Izium merupakan benteng utama tentara Rusia di Ukairana timur laut.

Pasukan Vladimir Putin tiba-tiba mengalami keruntuhan di garda depan perang di saat pasukan Ukraina menunjukkan kemajuan pesat.

Baca juga: Kondisi di Ukraina Mengerikan, Bak Kota Hantu Mayat Tentara Bergelimpangan di Setiap Sudut Kota

Jatuhnya Izium dengan cepat di provinsi Kharkiv pada hari Sabtu (10/9/2022), adalah kekalahan terburuk Moskow sejak pasukannya dipaksa mundur dari ibukota Ukraina , Kyiv , pada bulan Maret lalu.

Dalam kekalahan tersebut, ribuan tentara Rusia melarikan diri dari Izium dan meninggalkan persediaan amunisi serta peralatan mereka di sana.

Izium adalah kota yang digunakan pasukan Rusia sebagai basis logistik dalam salah satu agenda utama mereka, yakni serangan berbulan-bulan dari utara di wilayah Donbas yang berdekatan dari Donetsk dan Luhansk.

Bagi Ukraina, ini merupakan titik balik dalam perang selama enam bulan.

Baca juga: Pasukan Rusia Kabur ke Perancis,Tentara Ukraina Mumpuni Tentara Rusia Kabur

Dikutip dari kantor berita TASS melalui Al Jazeera, kepala administrasi Rusia di Kharkiv mengatakan kepada penduduknya untuk mengevakuasi diri dari provinsi itu dan melarikan diri ke Rusia untuk “menyelamatkan nyawa”.

Saksi mata menggambarkan kemacetan lalu lintas mobil saat pasukan Rusia meninggalkan wilayah itu.

Adapun berita penarikan pasukan Rusia datang tepat setelah pasukan khusus Ukraina menerbitkan gambar di media sosial yang menunjukkan perwira berpakaian kamuflase dengan senjata otomatis di Kupiansk, sebuah kota berpenduduk sekitar 27.000 orang.

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina :Perang Semakin Intens Invasi Rusia ke Ukraina Hampir 1 Semester 6 Bulan

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved