Berita Lembata

CV Lima Satu Mulai Hotmix Jalan Dalam Kota Lewoleba Lembata

sesuai kontrak volume pekerjaan yang mereka tangani adalah 858 meter, namun untuk antisipasi pihaknya mengerjakan sejauh 865 meter.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
RUAS JALAN - Sejumlah paket proyek peningkatan jalan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bersumber dari dana PEN mulai dikerjakan. Salah satunya ruas jalan pada simpang Lima Wangatoa sampai ke Puor hingga simpang Watubua. Proyek peningkatan jalan itu dikerjakan CV. Lima Satu, salah satu perusahaan penyedia jasa infrastruktur di Lembata. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Sejumlah paket proyek peningkatan jalan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bersumber dari dana PEN mulai dikerjakan.

Salah satunya ruas jalan pada Simpang Lima Wangatoa sampai ke Desa Puor hingga simpang Watubua.

Proyek peningkatan jalan itu dikerjakan CV. Lima Satu, salah satu perusahaan penyedia jasa infrastruktur di Lembata.

Baca juga: Lomblen Mania Setia Dukung Tuan Rumah Persebata Lembata di Kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup

Menurut Tian Edo, salah satu penanggung jawab CV. Lima Satu bahwa, volume Hotmix yakni, panjang 850 meter dan lebar 6 meter.

Produk akhir lataston lapis pondasi (HRS-BASE) atau Hotmix dengan nilai kontrak Rp.1.689.082.448;.
  
"Kami kedepankan mutu dan kualitas, apalagi ini proyek PEN jadi sudah pasti kualitas jadi nomor satu," ungkapnya, Sabtu, 10 September 2022.

Menurut dia, sesuai kontrak volume pekerjaan yang mereka tangani adalah 858 meter, namun untuk antisipasi pihaknya mengerjakan sejauh 865 meter.

"Artinya, kami kerjakan lebih, ini bagian untuk antisipasi," sebutnya.

Baca juga: Imbang Lawan Bintang Timur Atambua di El Tari Memorial Cup, Hasan Puas Penampilan Persebata Lembata

Ia menjelaskan, pekerjaan Hotmix ditargetkan selesai 3 hari, namun paling cepat besok, terhitung sejak pengaspalan hotmix pertama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata Aloysius Muli Kedang sendiri menegaskan agar proyek yang dikerjakan dari dana PEN ini harus selesai tepat waktu.

"Batas waktu hanya lima bulan, maka kerja harus rampung sebelum itu," katanya.

Selain itu dia meminta para kontraktor yang menang tender supaya bekerja maksimal dengan mengedepankan mutu.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved