Berita Flores Timur

Dampak Kenaikan BBM, Kapolres Flotim Bagi Sembako untuk Sopir Angkot

Kasi Humas Polres Flotim Ipda Sanusi Anwar mengatakan bantuan sembako yang diserahkan Kapolres Flotim dan para perwira untuk sopir angkot

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Kapolres Flores Timur, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika saat membagi sembako kepada sopir angkot di Kota Larantuka pasca kenaikan harga BBM 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM,LARANTUKA- Kapolres Flores Timur (Flotim), AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika memberi Bantuan Sembako kepada para sopir angkot di Kota Larantuka, Rabu 7 September 2022. Pemberian sembako itu merupakan dampak kenaikan BBM. 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Flotim didampingi Kasat Lantas Polres Flotim IPTU Laurensius D. Daton, Kasubag Begpal Bag Log IPTU  Hendrikus S. Niron dan Kasat Binmas IPTU Atam Iksanmudin. 

Kasi Humas Polres Flotim Ipda Sanusi Anwar mengatakan bantuan sembako yang diserahkan Kapolres Flotim dan para perwira untuk sopir angkot itu berupa beras kemasan. 

"Ini sebagai bentuk simpati dan empati terhadap para sopir angkot akibat dampak dari kenaikan BBM," ujarnya kepada wartawan, Jumat 9 September 2022.

Ia mengatakan, guna mengantisipasi dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), pihaknya terus melakukan monitoring ke sejumlah SPBU di wilayah itu. 

Kegiatan monitoring pada setiap SPBU itu, kata dia, guna mengantisipasi penyalahgunaan dari pihak yang ingin mengambil kesempatan dari kenaikan BBM bersubsidi dan juga agar penggunaannya tepat sasaran serta maksimal.

"Monitoring ini merupakan antisipasi adanya kerawanan Kamtibmas dampak dari kenaikan harga BBM serta untuk memastikan penjualan BBM di SPBU berjalan dengan baik. Kami juga bersama Polsek jajaran melaksanakan patroli di setiap SPBU untuk melihat ketersediaan stok, distribusi dan suplai BBM di setiap SPBU," katanya. 

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dari Pertalite, Solar, dan Pertamax. Harga terbaru BBM bersubsidi dan non-subsidi itu mulai berlaku pada Sabtu 3 September 2022. 

Harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Harga Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, sedangkan harga Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter. (*) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved