Suharso Monoarfa Diberhentikan

Pengurus DPC PPP Belu Solid Pasca Pemberhentian Suharso Monoarfa

sudah menyampaikan kepada pengurus partai dan kader supaya tetap solid dan loyal serta bekerja sesuai aturan partai. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KETUA - Ketua DPC PPP Kabupaten Belu, Manuel Carmo Da Silva. PPP Belu solid pasca pemecatan Suharso Monoarfa 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Pengurus DPC Partai Persatuan Pembangunan atau PPP Kabupaten Belu tetap solid meski di tingkat pusat terjadi gejolak pasca diberhentikannya Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum PPP

Hal ini disampaikan Ketua DPC PPP Kabupaten Belu, Manuel Carmo Da Silva saat dikonfirmasi Pos Kupang. Com, Rabu 7 September 2022. 

Menurut Manuel, gejolak yang terjadi di pusat tidak menimbulkan efek siginifikan di tingkat daerah, khususnya Kabupaten Belu. Pengurus DPC Kabupaten Belu tetap solid dan loyal. 

Baca juga: Ketua DPRD Belu Melepas Kontingen Persab Belu dan Bintang Timur Atambua 

"Untuk pengurus PPP Kabupaten Belu sejauh ini tetap solid. Kami sangat solid. Soal gejolak itu ada di pusat. Kami PPP Kabupaten Belu tidak ada gejolak apa apa", kata Manuel. 

Sebagai Ketua DPC, Manuel sudah menyampaikan kepada pengurus partai dan kader supaya tetap solid dan loyal serta bekerja sesuai aturan partai. 

"Saya sudah sampaikan kepada teman teman bahwa gejolak di pusat itu adalah pimpinan di pusat. Siapa yang jadi pimpinan DPP itu adalah pimpinan kita. Gejolak itu pimpinan pusat. Kita di daerah bekerja sesuai aturan", ungkapnya. 

Menurut Manuel, sejauh ini belum ada informasi atau perintah dari pimpinan DPW PPP NTT untuk persiapan pemilihan ketua umum yang baru. Apabila itu terjadi, pengurus DPC Kabupaten Belu siap melaksanakan sesuai petunjuk dan arahan dari DPW. 

Baca juga: Plt. Kaban Kesbangpol Belu, Karmel Betang Ajak ASN Cegah Narkoba

"Kewenangan itu ada di DPW NTT. Jadi kami loyal dengan DPW. Kalau DPW mau arahkan kemanan kami ikut. Kami tidak melangkah pimpinan DPW", tandas anggota DPRD Belu dua periode ini. 

Kata Manuel, meski di pusat terjadi gejolak, pengurus DPC Kabupaten Belu tetap konsentrasi mempersiapkan pesta demokrasi tahun 2024 yakni pemilihan legislatif, pilpres, pilgub dan pilkada. 

"Sementara kami membahas persiapan bagaimana mau kasih masuk caleg. Kami konsentrasi menyukseskan pileg, pilpres, pilgub dan pilkada 2024", terang pria ramah ini. 

Manuel menambahkan, saat ini PPP Kabupaten Belu hanya memiliki satu kursi di DPRD sejak pemilu tahun 2014. PPP target empat kursi pada pemilu 2024. 

"Kita lagi kejar. Kalau Tuhan memberikan jalan terbaik, kami mau kejar empat kursi. Karena 
dari tahun 2014 sampai sekarang hanya satu kursi", pungkasnya.(*)

Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved