Berita NTT
Bank NTT Terlibat Langsung Dalam Pembangunan NTT Secara Unggul Dengan Sorgum
PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (PT BPD NTT) terlibat dalam pembangunan NTT secara unggul dengan sorgum.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (PT BPD NTT) terlibat dalam pembangunan NTT secara unggul dengan sorgum.
Menindaklanjuti kebijakan pembangunan yang digagas presiden maka gubernur NTT telah memberikan tugas kepada kita semua untuk menangkap peluang ini. Karena konsep membangun Indonesia berbasis komoditif unggul baik secara geopolitik menurut Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan khusus di NTT dengan kondisi alam yang sangat cocok untuk sorgum maka dengan kebijakan mendorong NTT sebagai lumbung sorgum tentu ini akan memberikan keunggulan tersendiri bagi NTT.
Oleh karena itu, sebagai Bank Pembangunan Daerah yang fungsinya sebagai Agent of Development maka wajib bagi setiap insan Bank NTT terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan NTT secara unggul ini.
"Kita masuk dalam sistem pembiayaannya. Dalam sistem pembiayaan ini juga ada ekosistem yang menjadi payung bagi keterlibatan semua pihak. Kita punya networking dengan pasar yang kita namakan offtaker. Rantai nilai lainnya juga ikut terlibat dalam ekosistem ini," kata Alex.
Dalam ekosistem pembiayaan tentu melewati literasi-literasi yang memadai kepada masyarakat, calon wirausaha mandiri yang terlibat dalam pembangunan atau penanaman sorgum secara masal, maka kegiatan-kegiatan secara koordinasi, efektif, literasi-literasi terus dilakukan agar bisa diakses lebih mudah oleh masyarakat sistem pembiayaannya dan inklusi semakin terbuka.
Kemudian juga lanjut Alex, merubah pola kerja yang biasanya di kantor, namun kini harus turun langsung survei lapangan dan dengan teknologi dan diigitalisasi meng-capture semua kebutuhan yang mudah, cepat dan murah sehingga akselerasi di bidang pertanian untuk komoditas sorgum bisa terus terbangun dengan baik.
Diterangkannya, berdasarkan hasil kajian dan diskusi bersama dengan Dinas Pertanian Provinsi, Kabupaten dan Kota tentu secara teknis kebutuhan biaya produksi per hektar atau per lahan akan terlihat dan terdata, misalnya kebutuhan untuk bibit, pupuk dan sebagainya yang dibutuhkan selama musim tanam, produksi dan pascapanen.
"Bagi yang membutuhkan modal untuk terlibat dalam kegiatan itu tentu melalui skim yang sudah kita sediakan," ujarnya saat menjadi narasumber dalam program Lintas Kupang Pagi Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang pada Jumat, (2/9/2022).
Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Obet Kadji mengapresiasi inovasi B'Pung Petani Bank NTT sehingga bisa diakses oleh para petani. Dalam hal ini menurutnya sistem kerja harus kolaborasi.
Baca juga: Be Ju Bisa Milik Bank NTT KC Rote Ndao Diresmikan, Kepala OJK NTT Sebut Jangan Cepat Puas
Dalam sistem pembiayaan, dijelaskan Alex untuk skim yang disediakan dicustomize dengan kondisi yang ada. Dengan pembiayaan-pembiayaan yang diberikan tercipta kemandirian dalam berusaha dan kemandirian dalam pembiayaan baik secara perorangan maupun kelompok dengan harapan langkah berikutnya dari pembiayaan mandiri ini akan tercipta dalam kelembagaan-kelembagaan ekonomi keuangan pada pelaku usaha yang ada.
"Mudah-mudahan langkah-langkah yang kita harapkan dari para pelaku usaha yang dalam kegiatan ekosistem sorgum ini akan terbentuk semacam wadah koperasi petani sorgum.
Sehingga dari wadah ini akan makin mudah terakselerasi kapasitas ketersediaan baik dalam jumlah yang lebih tinggi maupun dalam manajemen teknologi penerapan kebutuhan teknologi bagi perkembangan sorgum dan masih banyak peluang dan potensi dalam kelembagaan keuangan yang mengakomodir kepentingan para petani sorgum. Oleh karena itu, baik secara kelompok maupun perorangan harus menyesuaikannya," terangnya.
Untuk mengakomodir Pembiayaan di seluruh wilayah NTT, Alex menyampaikan secara internal tentu ingin memastikan dan menjawab semua kebutuhan itu dengan jaringan yang kita miliki dengan teknologi yang ada seperti agent-agent digital Bank NTT yaitu BeJuBISA.
Dalam penerapan teknologi, untuk mengakses kebutuhan modal kapan saja dan di mana saja dengan inputan data yang sesuai persyaratan seperti foto kopi KTP berbasis elektronik kemudian lapangan usahanya diupload melalui ponsel yang secara real time langsung diproses sehingga dipastikan hingga sampai ke pelosok proses ini bisa lebih cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/alex-riwu.jpg)