Kamis, 16 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Jujur Mana, Bharada E & Ferdy Sambo Beda Keterangan di Rekonstruksi, Pengacara Brigadir J: Beruntung

Jujur Mana, Bharada E dan Ferdy Sambo beda keterangan saat rekonstruksi, Pengacara Brigadir J malah mengaku beruntung, lho?

Editor: Adiana Ahmad
TANGKAPAN LAYAR
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J/ Foto Adegan rekonstruksi saat mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo (baju tahanan oranye) berhadapan dengan Bharada E (diperankan orang lain? - Jujur mana, Ferdy Sambo dan Bharada E beda keterangan saat rekonstruksi, Pengacara Brigadir J: Beruntung 

"Kita perlu mengingat bagaimana FS dan kawan-kawannya ini membuat seakan-akan seluruh warga Indonesia itu bodoh. melakukan sesuatu hal yang tidak masuk akal."

"Indikator dalam survei, 85 persen lebih warga Indonesia tidak percaya  dengan adanya kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J ke Putri," lanjutnya lagi.

Pisau Kuat Ma'ruf jadi Bukti Peristiwa Magelang, Pelaku Marah, Brigadir J Dianggap Lecehkan Putri

Kuat Ma'ruf, Asisten Rumah Tangga (ART) dan sopir keluarga Ferdy Sambo diketahui melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Kuat Ma'ruf yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir j, kemarin tampak ikut serta dalam proses rekonstruksi, Selasa (30/8/2022).

Kuat Ma'ruf dipertemukan dengan empat tersangka lain, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal (Bripka RR), serta Bharada Eliezer (Bharada E).

Diketahui fakta terbaru, polisi telah menyita dua bilah pisau milik Kuat Ma'ruf sebagai barang bukti.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian.

Pihaknya menyampaikan pisau itu disita sebagai barang bukti terkait peristiwa di Magelang, Jawa Tengah.

Kolase Foto Tribunnews.com: Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Brigadir J. ((ISTIMEWA))
"Pisau itu barang bukti terkait satu peristiwa di Magelang," kata Andi saat ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Kendati demikian, Andi tak menjelaskan lebih lanjut soal peristiwa yang dia maksud, dikutip dari Kompas.com.

Kuat Ma'ruf Marah

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan Kuat Ma'ruf marah pada Brigadir J.

Kemarahan itu terjadi lantaran Brigadir J dianggap melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi, di Magelang.

"Kalau dilihat konstruksi itu tadi secara langsung, Kuat sampai mengancam membawa pisau itu kan, marah dia kan."

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved