Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Minggu 21 Agustus 2022, Melewati Jalan Sempit
Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Melewati Jalan Sempit.
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Melewati Jalan Sempit.
RP. Markus Tulu menulis Renungan Harian Katolik ini dengan mengacu pada Yesaya 66:18-21; Ibrani 12:5-7.11-13; dan bacaan Injil Lukas 13:22-30.
Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan teks lengkap bacaan Minggu 21 Agustus 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.
Selamat Hari Minggu Biasa XXI untuk kita semua.
Tuhan berkata kepada nabi Yesaya, "Aku akan mengutus dari antara mereka orang-orang yang terluput ke pulau-pulau yang jauh, yang belum pernah mendengar kabar tentang Aku dan yang belum pernah melihat kemuliaan-Ku supaya mereka memberitakan kemuliaan-Ku di antara bangsa-bangsa. Dan mereka itu akan membawa semua saudaramu dari segala bangsa sebagai kurban untuk Tuhan."
Menarik sekali sabda Tuhan ini. Bahwa Dia, Tuhan, memilih dan mengutus orang-orang kepercayaan-Nya untuk memberitakan tentang kebenaran dan kemuliaan-Nya kepada bangsa-bangsa yang belum pernah mendengar dan mengenal-Nya.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 19 Agustus 2022, Mengasihi Allah dan Peduli Sesama
Mungkinkah kita dalam situasi hidup seperti sekarang ini termasuk orang kepercayaan Tuhan untuk mewartakan kebenaran dan kemuliaan Tuhan kepada orang-orang yang buta mata batin dan yang mati rasa?
Ingatlah bahwa hidup dan pekerjaan orang-orang utusan adalah sulit dan sering teramat pahit dan berat.
Tapi sebagai orang beriman kita mesti percaya bahwa "Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya dan Ia menyesah orang yang diakuinya sebagai anak."
Di sini kita tidak boleh berputus asa dan menjadi pesimis lalu merasa Tuhan tidak sedang berpihak pada kita.
Benar bahwa tiap-tiap hajaran waktu diberikan kepada kita tidak mendatangkan sukacita namun dukacita.
Tapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih oleh-Nya.
Di sini sebagai orang beriman kita mesti sungguh yakin bahwa duka dan air mata, bara api dan badai kehidupan kita adalah cara Tuhan mendatangkan berkat ke atas hidup setiap kita.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 18 Agustus 2022, Mengikuti Undangan Tuhan
Tapi satu hal penting dan mendasar yang Tuhan minta dari kita adalah "setia menanggung semua yang ada."
Di situlah akhirnya senyum keharuman oleh karena kemenangan iman yang kita taburkan dialami nyata.
Memang untuk mendapatkan kemuliaan Tuhan dan kemenangan iman kita mesti melewati jalan yang sempit dan teramat sulit.
Bahkan kita harus berlomba-lomba dengan banyak orang dan dalam rentang waktu yang lama dan teramat panjang.
Tapi jika kita setia bertahan dalam kesulitan dan derita hidup sambil terus dan tetap yakin bahwa Tuhan menopang kita, maka kita pasti pada waktunya akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 18 Agustus 2022, Memilih dengan Bijak
Di situlah kebenaran dan kemuliaan Tuhan yang kita wartakan yang meskipun harus melewati jalan sulit tapi menyatukan hidup kita dalam damai sejati bersama Tuhan.
Teks Lengkap Bacaan Renungan Harian Katolik Minggu 21 Agustus 2022
Bacaan Pertama: Yesaya 66:18-21
“Mereka akan membawa semua saudaramu dari antara segala bangsa.”
Bacaan dari Kitab Yesaya:
Beginilah firman Tuhan, “Aku mengenal segala perbuatan dan rancangan. Aku datang untuk mengumpulkan segala bangsa dari semua bahasa, dan mereka itu akan datang serta melihat kemuliaan-Ku.
Aku akan menaruh tanda di tengah-tengah mereka, dan akan mengutus dari antara mereka orang-orang yang terluput; mereka ini akan Kuutus kepada bangsa-bangsa, yakni Tarsis, Pul dan Lud; mereka akan Kuutus ke Mesekh dan Rosy, ke Tubai dan Yawan, ke pulau-pulau yang jauh, yang belum pernah mendengar kabar tentang Aku, dan yang belum pernah melihat kemuliaan-Ku, supaya mereka memberitakan kemuliaan-Ku di antara bangsa-bangsa.
Mereka itu akan membawa semua saudaramu dari segala bangsa sebagai kurban untuk Tuhan; mereka akan membawanya di atas kuda dan kereta dan di atas usungan, di atas bagal dan unta betina yang cepat, ke atas gunung-Ku yang kudus, ke Yerusalem, sama seperti orang Israel membawa kurban dalam wadah yang tahir ke dalam rumah Tuhan.
Juga dari antara mereka akan Kuambil imam-imam dan orang-orang Lewi.”
Demikianlah sabda Tuhan
U: Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan: Maz. 117:1.2
Refr: Pergi ke seluruh dunia, wartakanlah Injil!
1. Pujilah Tuhan, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
2. Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya!
Bacaan Kedua: Ibrani 12:5-7.11-13
“Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya.”
Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani
Saudara-saudara, janganlah kamu lupa akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak, “Hai anakku, janganlah meremehkan didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan oleh-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”
Jika kamu menerima hajaran, maka di situ Allah memperlakukan kamu sebagai anak.
Di manakah ada anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?
Memang tiap-tiap hajaran pada waktu diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita.
Namun, kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih oleh-Nya.
Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.
Demikianlah sabda Tuhan
U: Syukur kepada Allah.
Bait Pengantar Injil: Alleluya
U : Alleluya, alleluya, alleluya.
Akulah jalan, kebenaran dan hidup, sabda Tuhan. Tidak seorang pun datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Bacaan Injil: Lukas 13:22-30
“Orang akan datang dari Timur dan Barat dan mereka duduk makan di dalam Kerajaan Allah.”
Inilah Injil suci menurut Lukas:
Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar.
Maka bertanyalah orang kepada-Nya, “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”
Jawab Yesus kepada orang-orang di situ, “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sempit itu!
Sebab Aku berkata kepadamu, ‘Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
Jika tuan rumah telah bangkit dan menutup pintu, kamu akan berdiri di luar, dan mengetuk-ngetuk pintu sambil berkata: Tuan, bukakan kami pintu!
Tetapi Ia akan berkata, "Aku tidak tahu dari mana kamu datang.".
Maka kamu akan berkata, "Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu, dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami."
Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang. Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi ada di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat, dari Utara dan Selatan, dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.
Dan ingatlah, ada orang yang terakhir yang akan menjadi terdahulu, dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi terakhir.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U: Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik lainnya
Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Markus-Tulu-SVD-RP_003.jpg)