Rabu, 29 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 19 Agustus 2022, Mengasihi Allah dan Peduli Sesama

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Mengasihi Allah dan Peduli Sesama.

Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - RP. Markus Tulu SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk Jumat 19 Agustus 2022 dengan judul Mengasihi Allah dan Peduli Sesama. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Mengasihi Allah dan Peduli Sesama.

RP. Markus Tulu menulis Renungan Harian Katolik ini dengan mengacu pada Yehezkiel 37:1-4, dan bacaan Injil Matius 22:34-40.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan teks lengkap bacaan Jumat 19 Agustus 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

Hidup kita kaum beriman mesti senantiasa mengandalkan Allah dan peduli terhadap sesama.

Jika kita mengabaikan Allah dalam perjalanan hidup kita, itu sama halnya kita sendiri yang menghendaki hidup kita menjadi binasa.

Itulah sebabnya Allah menegaskan hal ini kepada kaum Israel. Karena bagaimanapun kita ini adalah milik Allah.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 18 Agustus 2022, Memilih dengan Bijak

Dan karena kita ini adalah milik Allah, maka kita bukannya bekerja untuk mencemari hidup kita, tapi menguduskan diri dengan mendekatkan diri pada Tuhan supaya kita tidak binasa.

Tuhan tidak menghendaki kita ini tersesat dan binasa. Tuhan mau kita terus membarui hidup dan memperbaiki diri.

Menyadari bahwa kita ini adalah manusia yang berdosa tapi yang mau bertobat, maka hidup dengan membangun kedekatan hati terhadap Tuhan menjadi mendesak.

Karena hanya orang-orang yang hidupnya dekat dengan Tuhan yang bisa menjadi taat dan setia melaksanakan hukum kasih.

Yesus sendiri mengarahkan hati dan budi kita untuk menghayati kasih murni meski sering kali kita disakiti dan dilukai hati dan perasaan kita.

Di sinilah letak kesejatian hidup beriman kita. " Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan segenap akal budimu. Dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 16 Agustus 2022, Matikan Hasrat untuk Menumpuk Harta

Demikianlah Yesus mengingatkan kita tentang makna terdalam dan terpenuh dari hidup kekristenan kita.

Bahwa hidup yang sebenarnya adalah mengasihi Allah dan peduli sesama.*

Teks Lengkap Bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 19 Agustus 2022

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 19 Agustus 2022.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 19 Agustus 2022. (Tokopedia)

Bacaan Pertama: Yehezkiel 37:1-14

Hai tulang-tulang kering, dengarlah sabda Tuhan. Aku akan membangkitkan kalian dari dalam kubur, hai kaum Israel.

Bacaan dari Kitab Nubuat Yehezkiel:

Pada suatu hari, kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang.

Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.

Lalu Ia berfirman kepadaku, “Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?”

Aku menjawab, “Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!”

Lalu firman-Nya kepadaku, “Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!

Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.

Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.”

Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.

Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.

Maka firman-Nya kepadaku, “Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali.”

Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.

Firman-Nya kepadaku, “Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang.

Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel.

Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya.

Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu.

Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN.”

Demikianlah sabda Tuhan

U: Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Maz. 107:2-3.4-5.6-7.8-9

Refr. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setia-Nya.

1. Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus Tuhan, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan, yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan selatan.

2. Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan; mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu.

3. Maka dalam kesesakannya berseru-serulah mereka kepada Tuhan dan Tuhan melepaskan mereka dari kecemasan. Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang.

4. Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya, karena karya-karya yang ajaib terhadap anak-anak manusia; sebab Tuhan memuaskan jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.

Bait Pengantar Injil: Alleluya

U : Alleluya, alleluya, alleluya

Tunjukkanlah lorong-Mu kepadaku, ya Tuhan, bimbinglah aku menurut sabda-Mu yang benar.

Bacaan Injil: Matius 22:34-40

“Kasihilah Tuhan Allahmu, dan kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.”

Inilah Injil suci menurut Matius:

Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membungkam orang-orang Saduki, berkumpullah mereka.

Seorang dari antaranya, seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus hendak mencobai Dia, “Guru, hukum manakah yang terbesar dalam hukum Taurat?”

Yesus menjawab, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan segenap akal budimu. Itulah hukum yang utama dan yang pertama.

Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik lainnya

Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved