HUT RI ke 77
Lambang Garuda Nampak Terbalik Saat Apel 17 Agustus di Flotim, Ini Penjelasan Sekda dan Ketua DPRD
ternyata penutup kotak teks detik-detik Pancasila, tidak ditutup saat Ketua DPRD Flores Timur, Robertus Kereta membacakan teks Proklamasi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda
POS-KUPANG.COM,LARANTUKA- Pemandangan unik terjadi di Kabupaten Flores Timur pada puncak perayaan HUT RI ke-77, dengan munculnya lambang Garuda yang nampak terbalik.
Pemandangan unik tersebut diabadikan pada laman grub Facebook Prokopim Flotim.
Setelah dicari tahu, ternyata penutup kotak teks detik-detik Pancasila, tidak ditutup saat Ketua DPRD Flores Timur Robertus Rebon Kereta membacakan teks Proklamasi.
Karena terlihat terbalik, netizen pun beramai-ramai memberi komentar. Pemilik akun Facebook Dominic Wujon pun turut mengomentari foto yang dipajang di dinding grub tersebut.
"Podium yang digunakan pa Ketua DPRD Flotim sepertinya lambang negara (burung Garuda) terbalik/kepala ke bawah ya," komentarnya.
Komentar tersebut langsung diklarifikasi oleh grub Facebook Prokopim Flotim.
"Itu bukan podium pak, itu adalah penutup kotak berisi teks proklamasi. Ketika dibuka, posisi gambar jelas terbalik," balasnya.
Sementara itu, diskusi pun berlanjut di grub Facebook Suara Flotim. Banyak pertanyaan terlontar dari warga yang mengetahui hal tersebut.
Akun Facebook El Bakri pun bertanya seolah tidak percaya.
"Kok bisa??," gerutunya.
Sementara itu, OlLa Rea mengomentari dengan agak halus. Ia mengatakan lambang Pancasila yang terbalik itu adalah tutupan naskah.
"Coba di teliti baik², kalau dilihat dengan seksama bahwa lambang Pancasila yg terbalik itu tutupan dari naskah yang di bacakan oleh beliau tersebut,, ini lambang Negara, ketika di buat mimbar pasti akan di teliti dengan baik sebelum di letakan di depan umum . Salam Waras, Salam Merdeka," komentarnya diunggahan Ambros Beda pada grub Suara Flotim.
Tak hanya itu, akun lain, Oscar, pun turut berkomentar memberi perhatian serius terhadap lambang negara tersebut.
"Tolong diteliti. Jangan mempermainkan lambang negara," tulisnya.