Rabu, 15 April 2026

HUT ke 77 RI

Pemda TTS Gelar Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia Secara Lebih Meriah

Ribuan warga kota Soe mendatangi lapangan Puspenmas guna menyaksikan upacara HUT ke-77 Kemerdekaan negara Republik Indonesia

Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang.com/ Adrianus Dini
Situasi upacara peringatan kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia di lapangan Puspenmas, kota Soe. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Ribuan warga kota Soe mendatangi Lapangan Puspenmas guna menyaksikan upacara HUT ke-77 Kemerdekaan negara Republik Indonesia, Rabu, 17 Agustus 2022.

Pantauan Pos Kupang, upacara tahun ini dilangsungkan dengan sangat meriah. Ada rupa-rupa atraksi, penampilan paduan suara dan perlombaan panjat pinang di lokasi yang sama.

Tak hanya itu barisan pengibar Sang Merah Putih juga menampilkan keserasian berbaris yang indah dipandang mata. 

Bupati TTS Egusem Pieter Tahun usai upacara ini kepada Pos Kupang mengatakan, upacara tahun ini dilaksanakan dengan sangat meriah.

Ia lantas mengungkapkan sejak menjadi ASN bahkan hingga menjadi bupati di TTS kerumunan warga hari ini adalah yang terbanyak.

"Selama saya sebagai pegawai negeri hingga menjadi bupati hari ini adalah yang terbanyak kehadiran masyarakat dalam upacara peringatan kemerdekaan ke-77 negara Indonesia," ujarnya.

Menurut Epy pengalaman hari ini sebagai bentuk upaya pemerintah untuk menggerakkan kembali aktivitas masyarakat yang terbendung akibat Covid dua tahun belakangan.

"Kita menggerakkan kembali masyarakat yang sudah dua tahun sepi aktivitas karena Covid. Hari ini luar biasa. Banyak masyarakat hadir dalam kesempatan ini," ujarnya.

Dia mengatakan TTS telah bebas dari Virus Covid-19, di mana pandemi ini telah menjadi endemi.

"Hal yang perlu disyukuri bahwa kita merdeka dari Covid. Untuk hal ini, di TTS bukan lagi pandemi melainkan endemi," ucap Epy.

Memperingati momen perayaan HUT ke-77 kemerdekaan RI, bupati Epy menyebut pihaknya turut memperhatikan kestabilan ekonomi dengan gerakan ekonomi mengatasi krisis pangan dunia.

"Kita melakukan gerakan ekonomi khususnya untuk mengatasi krisis pangan dunia. Sejak kemarin pemda berupaya tarik air dari Fatuoni untuk dibawa ke kantor daerah," ucapnya.

"Tomat, bawang dan sayur-sayuran akan kita coba tanam di wilayah kantor daerah. Kami sudah mendata kurang lebih ada 65 hektar dan kita upayakan agar terlaksana tahun ini," tambahnya.

Bupati Epy menyebut, hal tersebut sesuai dengan imbauan presiden dan gubernur bahwa negara akan berhadapan dengan Krisis ekonomi. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved