Berita NTT
Tenun NTT Sebagai Karya Intelektual Harus Dihargai, Simak Kata Dirut Bank NTT
Tenun NTT sebagai salah satu karya intelektual yang juga dibuat dengan tangan, oleh karena itu harus dihargai
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Tenun NTT sebagai salah satu karya intelektual yang juga dibuat dengan tangan, oleh karena itu harus dihargai.
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (PT BPD NTT) Harry Alexander Riwu Kaho secara pribadi menyampaikan, tenun NTT sebagai salah satu maha karya intelektual kaum wanita yang luar biasa dahsyat, karena dalam proses menenun, daya imajinasi sangat tinggi dan terlatih dengan motif yang sudah tersimpan di memori bisa menjadi bentuk tenun yang sama dalam waktu berbeda, tempat berbeda dan bisa menghasilkan tenun berkabel khusus.
"Itulah karya intelektual hebat dari kaum wanita hebat dari Nusa Tenggara Timur," ungkap Alex dalam Talkshow Tenun NTT Goes to Cities Life yang diadakan di Atrium Lippo Plaza Kupang pada Sabtu, (13/8/2022).
Melihat daya saing tenun NTT sudah mendunia karena memiliki karakteristik khusus dan nilai beda unggul menjadi kekuatan yang mendorong tenun NTT bisa dibawa ke mana-mana.
"Mau tidak mau harus ada penyesuaian dengan selera konsumen, Bangga menggunakan tenun tentu substitusi tenun ini perlu dikembangkan," tandasnya.
Populasi dunia saat ini menurutnya adalah kaum milenial, oleh karena itu sudah seharusnya memiliki sustainability dari bisnis tenun ini. Segmentasi pasar tenun sebagai sesuatu yang sakral dan juga harus menyesuaikan.
"Kualitas tenun NTT sangat terkenal dan ada di mana-mana," ungkap Alex.
Tantangan agar diterima dunia dan kaum urban menurut Alex adalah spekulasi harga yang dilakukan oleh beberapa pihak ketika booming orang mencari tenun Sumba mengakibatkan cenderung menjadi ketidaktertarikkan orang pada proses yang dilakukan dalam pasar.
Tambahnya, orang membeli tenun NTT harus terjamin,harus punya standar yang sama, kenyamanan sehingga kebanggaan itu bisa tercipta dan harus didorong dengan narasi-narasi yang baik. (cr16)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
