Berita Nasional
PSI Tak Hiraukan Anies Baswedan, Lebih Senang Pilih Mahfud Jadi Calon Presiden daripada Figur Lain
Meski akhir-akhir ini nama Anies Baswedan semakin populer di hati masyarakat, tapi tidak demikian dengan pengurus DPP PSI Partai Solidaritas Indonesia
POS-KUPANG.COM – Meski akhir-akhir ini nama Anies Baswedan semakin populer di hati masyarakat, tapi tidak demikian dengan pengurus DPP PSI ( Partai Solidaritas Indonesia ).
Partai pimpinan Giring Ganesha ini lebih memilih Mahfud MD sebagai Calon Presiden daripada mengusung Anies Baswedan untuk jabatan tersebut.
Bahkan dalam 9 nama sesuai hasil survei Partai Solidaritas Indonesia, nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak ada di dalamnya.
Dalam survei tersebut, PSI malah memberikan tempat kepada Mahfud MD yang juga mantan Hakim Konstitusi tersebut.
Baca juga: Pesan Mulia Ganjar Pranowo Usai Hadiri Pernikahan Putri Anies Baswedan, Mutiara Annisa Baswedan
Saat ini, Mahfud mengemban tugas sebagai Menkopolhukam di Kabinet Indonesia Maju yang dinakhodai Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin.
Nama Mahfud MD itu muncul bersama 8 nama figur lainnya yang telah ditetapkan PPSI.
Ada pun 9 nama Calon Presiden itu, yakni Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Selain itu, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Mendagri Tito Karnavian, Jurnalis Najwa Shihab, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Meski demikian, dari 9 nama figur bakal capres termasuk Mahfud MD, hanya satu nama yang bakal ditetapkan PSI.
Penetapan Calon Presiden itu akan dilakukan setelah “Rembuk Rakyat” yang rencananya dilaksanakan pada November 2022 mendatang.
“Kami di PSI tetap tegak lurus menjalankan amanat partai termasuk penentuan capres 2024 dalam Rembuk Rakyat,” kata Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat 29 Juli 2022.
“PSI yakin, sembilan sosok tersebut adalah kader-kader bangsa yang dianggap mampu melanjutkan politik kesejahteraan, politik bersih, dan politik keterbukaan,” sambungnya.
Baca juga: Cerita Anies Baswedan tentang Kelahiran Anak Pertamanya, Tia, yang Kini Dinikahi Ali Saleh Alhuraiby
Sembilan nama tersebut diperoleh setelah para pengurus dan kader PSI menemui para tokoh muda, guru, akademisi, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, dan orang-orang yang dianggap mewakili rakyat.
Giring menambahkan bahwa kesembilan nama itu semua bukan kader PSI.
Tapi, sekarang dan nanti, dikatakan Giring, PSI selalu siap jika salah satu kadernya diminta untuk mengabdi dalam posisi lain di pemerintahan.