Rabu, 22 April 2026

Berita Belu

Kopdit Obor Mas Diminta Jangan Lepas Tangan Masalah Anggota

Karena Santi sebagai staf maka ia berani untuk merekrut anggota baru Obor Mas di Kabupaten Belu, berani menerima uang dari anggota.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
MANAJER- Manajer Kopdit Obor Mas, Herman Yosef Haryanto. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Sejumlah anggota Kopdit Obor Mas Cabang Atambua, Kabupaten Belu meminta manajemen supaya tidak lepas tangan dengan masalah keuangan anggota. 

Masalah yang diadukan anggota bukan semata-mata kesalahan anggota tetapi ada keterlibatan staf koperasi Obor Mas. Anggota melakukan transaksi dengan staf dari Kopdit Obor Mas, mengatasnama Obor Mas dan pernah mengurus buku anggota Obor Mas. 

Masyarakat tidak membicarakan mengenai status pegawai koperasi sebagai tenaga lepas, relawan, kontrak atau pegawai tetap. Tapi yang pasti orang yang datang bertemu dan mengajak masyarakat untuk menjadi anggota Obor Mas adalah orang dari Obor Mas. 

Baca juga: Puluhan Juta Uang Tabungan Anggota Kopdit Obor Mas Atambua Diduga Hilang

Hal ini disampaikan Marici Marlina Loe dan Yunus Lasa ketika bertemu dengan Pos Kupang. Com di Atambua, Kamis 3 Agustus 2022. Marici dan Yunus mengalami masalah yang sama dengan staf yang sama dari Kopdit Obor Mas bernama Santi. 

Menurut pengakuan Yunus, ia kehilangan uang tabungan saham 14 juta. Ia setor ke koperasi Obor Mas melalui Santi sebesar Rp 30 juta. Setelah dicek dalam buku, yang tercatat hanya Rp 16 juta. 

Sementara Marici kehilangan uang saham Rp 45 juta dan uang daftar anggota Rp 3.150.000 untuk tujuh orang anggota. Uang daftar anggota hilang karena sampai dengan kamis 3 Agustus 2022, ia enam orang lainnya belum terdaftar sebagai anggota koperasi Obor Mas. Padahal, ia sudah mendaftar lewat Santi tanggal 1 Maret 2022. 

Yunus dan Marici tetap meminta pertanggung jawaban dari manajemen karena setahu mereka, Santi adalah staf koperasi Obor Mas. Karena Santi sebagai staf maka ia berani untuk merekrut anggota baru Obor Mas di Kabupaten Belu, berani menerima uang dari anggota. 

Baca juga: LPDB Beri Predikat Mitra Terbaik Untuk Kopdit Obor Mas

Marici dan Yunus menyayangkan penjelasan dari Manajer Kopdit Obor Mas Cabang Atambua saat mereka bertemu. Saat itu, kisah Marici, manajer tidak bertanggung jawab atas masalah tersebut karena Marici melakukan transaksi antar bank dengan Santi. Seharusnya transaksi di kantor dan bukti transaksi seperti slip harus berlogo Obor Mas. 

Sementara Kantor Obor Mas Cabang Atambua mulai dioperasikan Senin 9 Mei 2022. Marici sudah mendaftar sebagai anggota 1 Maret 2022 dan Yunus Febuari 2022. Dan sesuai pengamatan masyarakat, sebelum Kantor Obor Mas beroperasi di Kabupaten Belu, pegawai Obor Mas sudah kerja jauh jauh hari mencari anggota, mengurus pendaftaran dan menerima uang pendaftaran seperti yang Santi lakukan. 

Akan tetapi setelah ada masalah, Manajer Obor Mas mengatakan, ia tidak mengenal Santi dan Santi hanya sebagai tenaga lepas. 

Sementara Manajer Kopdit Obor Mas Cabang Atambua, Herman Yosef Haryanto saat dikonfirmasi Pos Kupang. Com, Jumat 4 Agustus 2022 mengatakan, Obor Mas menggunakan jasa relawan untuk mencari anggota sebelum koperasi tersebut membuka kantor cabang di Atambua. 

Relawan yang mendapat satu orang anggota akan mendapat fee sebesar Rp 25.000. 

Baca juga: Kembali dari Libur Kerja, Karyawan Kopdit Obor Mas Sikka Wajib Rapid Antigen 

Herman mengatakan, Santi bukan pegawai Kopdit Obor Mas tetapi anggota Obor Mas. Sesuai kebijakan manajemen, anggota koperasi bisa mencari anggota baru. 

Terkait masalah yang dialami Marici, Herman mengatakan, Kopdit Obor Mas tidak bertanggung jawab secara lembaga. Karena masalah itu terjadi antara Marici dan Santi. 

Mengenai anggota yang sampai saat ini belum mendapatkan buku anggota, Herman mengatakan, manajemen akan memperhatikan hal itu.

Manajemen sudah memetakan wilayah tempat tinggal anggota dan akan dibuat dalam bentuk kelompok dan pendistribusian buku anggota akan ditangani oleh pegawai Obor Mas. (*) 
 

Berita Belu Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved