Berita Kota Kupang
Muhamad Akib, Tumpuan Keluarga dari Menjahit
pendidikan di bangku SD dan tidak tamat, karena ketika itu orang tuanya (ayahnya) meninggal sehingga ia memutuskan untuk berhenti sekolah.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
M. Akib sedang menjahit di tempat usahanya, Selasa 2 Agustus 2022
"Saya ini sudah tidak sekolah dan juga kerja hanya sebagai tukang jahit, karena itu saya punya moto hidup, membantu orang lain untuk menguntungkan saya tapi tidak merugikan atau menyusahkan orang lain. Saya ingin juga anak-anak saya jangan seperti saya, harus bersekolah dan juga bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik dari saya," ujar ayah dari Rani Diskasari, Mayang Pusparini dan Arfan Akbar.
Akib sendiri mengatakan, dirinya bekerja dengan tujuan utama untuk menafkahi keluarga sehingga kelak anak-anak lebih baik hidup mereka daripada dirinya.
"Khusus untuk menjahit ini saya awalnya hanya lihat-lihat saja kemudian curi-curi pengalaman akhirnya saya bisa buka jahitan sendiri," ujarnya. (*)
Berita Kota Kupang Lainnya