Berita Manggarai Barat

Tolak Tarif Taman Nasional Komodo, Pendemo Hadang Bupati Mabar dan Blokade Jalan

Pendemo yang menyadari kepergian orang nomor satu di Kabupaten Manggarai Barat itu langsung mengejar dan menahan mobil

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
PENDEMO - Suasana saat mobil yang ditumpangi Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi ditahan masa pendemo yang menolak kenaikan tarif masuk TNK, Jumat 29 Juli 2022.  

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Puluhan pelaku pariwisata dan assosiasi pariwisata melakukan demonstrasi menolak tarif masuk Taman Nasional Komodo atau TNK di depan Hotel Loccal Collection Labuan Bajo, Jumat 29 Juli 2022.

Demonstrasi dilakukan saat dilakukan peluncuran Peluncuran Sistem Wildlife Komodo Dalam Aplikasi INISA di Komodo Ballroom - Loccal Collection Hotel Labuan Bajo oleh PT Flobamor dan Pemerintah Provinsi NTT. 

Sementara Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Usai kegiatan, bupati yang akrab disapa Edi Endi itu meninggalkan tempat kegiatan menggunakan mobil pribadi. 

Pendemo yang menyadari kepergian orang nomor satu di Kabupaten Manggarai Barat itu langsung mengejar dan menahan mobil yang ditumpangi Bupati Edi Endi. 

Baca juga: Ini Tiga Manfaat Penting Jika Kapal Wisata di Labuan Bajo Manggarai Barat Terdaftar atau Legal

Tidak hanya itu, pendemo juga memblokade jalan, menutup jalan menggunakan batu berukuran sedang, membakar ranting-ranting kayu di tengah jalan hingga tidur di tengah jalan. 

Aparat gabungan dari Polres Manggarai Barat, Satuan Brimob Kompi 4 Labuan Bajo dan Satpol PP Manggarai Barat menjaga ketat mobil yang bupati Edi Endi tumpangi. 

Sempat terjadi aksi saling dorong antara aparat keamanan dengan masa pendemo dalam penghadangan yang terjadi selama kurang lebih 40 menit lalu. 

Kasat Intelkam Polres Manggarai Barat, Iptu Markus Frederico Sega Wangge sempat menenangkan pendemo. 

Ia lalu berkomunikasi dengan bupati Edi Endi dan pertemuan akan dilakukan di Kantor Bupati Manggarai Barat. Namun, tawaran tersebut ditolak para pendemo. 

Baca juga: Warga Bahagia Jokowi Datang di Watu Ngelek Manggarai Barat

"Tidak, kami menolak sekaligus menolak tarif baru yang tidak adil ini," kata para pendemo menjawab pemberitahuan Kasat Intelkam Polres Manggarai Barat, Iptu Markus Frederico Sega Wangge. 

Para pendemo terus mendesak agar berdialog dengan Bupati Edi Endi, namun urung terjadi hingga Bupati Edi Endi berhasil lolos dari penghadangan pendemo berkat penjagaan ketat aparat keamanan. (*)

Berita Manggarai Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved