Unwira

UNWIRA dan Dinas PMD NTT Perkuat Pengelolaan BUMDes, Upaya Sembuhkan Masalah

Sekcam Izak menyampaikan terima kasih kepada UNWIRA Kupang yang telah melihat satu masalah  di masyarakat dan mau bantu menyembuhkan

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-GERALD TUKAN
PELATIHAN - Pelatihan Penguatan Kapasitas Pengelolaan BUMDes di Aula Kantor Desa Kuanheum kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang oleh peserta KKNT-PPM Unwira Kupang pada Senin 25 Juli 2022 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Universitas Katolik Widya Mandira atau UNWIRA Kupang dalam masa pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat ( KKNT-PPM ) semester genap tahun ajara 2021/2022 (Juli – Agustus 2022), menggelar pelatihan Penguatan Kapasitas Pengelolaan BUMDes.

Kegiatan yang merupakan satu program dalam pelaksanaan KKNT-PPM dan implementasi dari kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur dilaksanakan di Desa Kuanheum dan melibatkan peserta dari Desa Bolok yang digelar di Aula Kantor Desa  Kuanheum kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, Senin 25 Juli 2022. 

Hadir memberikan sambutan dan membuka kegiatan ini, Camat Kupang Barat Yusac A Ulin S.Sos yang diwakili oleh Sekertaris Camat ( Sekcam )  Izak Z A Lubalu.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Sekcam Izak menyampaikan terima kasih kepada UNWIRA Kupang yang telah melihat satu masalah  di masyarakat dan mau bantu menyembuhkan.   

“Terima kasih kepada kampus UNWIRA Kupang yang telah mampu melihat masalah di masyarakat, yakni BUMDes, dan berusaha menyembuhkan masalah melalui kegiatan pelatihan penguatan kapasitas BUMDes di desa-desa dalam wilayah kecamatan Kupang Barat ini," kata Sekcam.

Menanggapi penyampaian gambaran pelaksanaan kegiatan oleh ketua tim pelatihan, Gerardus D Tukan,S.Pd.M.Si, Sekcam Izak mengharapkan agar pelatihan yang akan dilakukan, tidak hanya terjadi di desa-desa lokasi KKN mahasiswa UNWIRA saja, namun di semua desa dalam wilayah Kecamatan Kupang Barat.

“Kami pemerintah kecamatan memandang kegiatan ini sangat baik dan dibutuhkan oleh kami di Kecamatan Kupang Barat, maka kami harap agar 10 desa dalam wilayah Kecamatan Kupang Barat, semua mendapat pelatihan ini. Tidak hanya 4 desa saja yang merupakan lokasi KKN Mahasiswa UNWIRA sekarang yang dikunjungi," pintanya.

Ditegaskannya, hal ini penting karena desa merupakan tonggak penting dalam pembangunan Negara. Pemerintahan Presiden Jokowi memberikan perhatian yang tinggi kepada pembangunan ekonomi masyarakat desa melalui BUMDes sehingga desa harus betul-betul menangani dan mengembangkan BUMDes secara baik agar masyarakat desa dapat mengalami perhatian Negara melalui BUMDes.

Sekcam Izak menekankan bahwa BUMDes yang sakit-sakitan, persoalannya terletak pada manajemen pengelolaan. Diharapkannya juga bahwa semoga melalui kegiatan pelatihan 2 hari, dapat menjadi energi untuk BUMDes dapat maju dan memberikan warna baru ke depan, dan UNWIRA tetap memberikan pikiran jika BUMDes di desa-desa yang diberi pelatihan, meminta arahan dan petunjuk-petunjuk teknis yang diperlukan ke depan..

 Peserta dari kedua desa yang hadir mengikuti kegiatan pelatihan ini adalah utusan dari unsur pemerintah desa, pengelolah BUMDes, pelaku usaha UMKN, tokoh masyarakat dan mahasiswa peserta KKNT-PPM di desa sasaran kegiatan.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved