Berita Kupang

Begini Terobosan Kades Oefeto Bikin Bapak dan Mama Asuh Bagi 34 Anak Stunting Pakai Dana Pribadi

Terobosan Kades Oefeto Bikin Bapak Asuh Dan Mama Asuh Bagi 34 Anak Stunting Pakai Dana Pribadi

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
Kepala Desa Oefeto Aleksander Loemnanu. 

Terobosan Kepala Desa Oefeto Bikin Bapak Asuh Dan Mama Asuh Bagi 34 Anak Stunting Pakai Dana Pribadi. Mendukung penurunan angka stunting di Kabupaten Kupang Kepala Desa Oefeto Kecamatan Amabi Oefeto, Alex Loemnanu mencetuskan program Bapak Asuh dan Mama Asuh

Laporan Raporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam rangka mendukung penurunan angka stunting di Kabupaten Kupang Kepala Desa Oefeto Kecamatan Amabi Oefeto, Alex Loemnanu mencetuskan program Bapak Asuh dan Mama Asuh.

Program tersebut dia buat dan sudah disetujui oleh seluruh masyarakat desa Oefeto agar di desanya tidak ada lagi anak yang terkena stunting.

Kepada Pos-kupang.com, Senin 19 Juli 2022 Kades Alex mengungkapkan saat ini terdata ada 34 anak stunting di desa Oefeto.

Untuk itu ada 34 orang tua asuh yang dipilih dari perangkat desa, BPD, PKK, tokoh masyarakat, kader posyandu, dan juga tokoh agama yang akan menjadi bapak asuh dan mama asuh bagi ke 34 anak tersebut.

"Jadi satu orang itu bersama orang tua kandung memperhatikan asupan makanan dari anak itisehingga angka stunting bisa berubah," jelas Kades Alex.

Karena baru dicetuskan pekan lalu dia berharap nanti di bulan Agustus nanti walaupun waktunya sudah dekat namun ada penurunan angka stunting di desanya.

Walaupun belum bisa menggunakan dana desa untuk membiayai program ini namun demi perubahan di masyarakat mereka rela merogoh kocek pribadi untuk bisa memberikan makanan tambahan bagi anak yang terkena stunting.

"Semoga dari dinas bisa berikan kami satu program agar kami juga bisa sisihkan dari dana desa, sementara kami pakai dana pribadi, kami pakai uang sendiri beli beras, kalau ada telur kami kasi, da ayam juga kami bisa kasi sehingga anak ini bisa merubah status giiz anak," jelasnya.

Dia menghimbau agar para orang tua tidak berkecil hati karena ada campur tangan orang lain terhadap anak tersebut namun bersama bergandengan tangan sehingga anak bisa keluar dari status stunting.

Camat Amabi Oefeto Eliazer Teuf mengapresiasi program tersebut, bagi dia dengan inisiatif seperti ini sangat membantu pemerintah kabupaten dalam mempercepat penurunan angka stunting.

Menjawab itu Kepala Dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak Kabupaten Kupang, Yesai Lanus mengungkapkan anggaran mereka saat ini tersedia 2,8 Miliar.

"Anggarannya ada 2,8 M tapi lebih banyak ke desa-desa untuk pendampingan," ujarnya.

Selain itu nanti dalam tahun ini mereka menganggarkan dua kali rapat koordinasi di tingkat kabupaten dengan biaya satu kali pertemuan 40 juta dan dua kali rapat koordinasi di tingkat kecamatan dengan biaya 48 juta rupiah.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved