Berita Kupang

Siqvrid Basuki : Tilang Elektronik Ciptakan Ketertiban Berlalu Lintas

Anggota DPRD Kota Kupang, Siqvrid Basuki mengatakan, penerapan Elektronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik dapat

Editor: Ferry Ndoen
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Siqvrid Basuki saat berada di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Anggota DPRD Kota Kupang, Siqvrid Basuki mengatakan, penerapan elektronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik dapat menciptakan ketertiban berlalu lintas. Penerapan tilang elektronik ini perlu didukung oleh sarana prasarana yang memadai.

Siqvrid menyampaikan hal ini Sabtu 16 Juli 2022.

Menurut Siqvrid, adanya program ETLE atau tilang elektronik perlu didukung karena dapat menciptakan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

"Tilang elektronik ini baik dalam menyadarkan masyarakat dan juga menciptakan ketertiban berlalu lintas," kata Siqvrid.
Dijelaskan, sudah saatnya di Kota Kupang menerapkan tilang secara elektronik, dengan alasan bahwa jumlah kendaraan sudah cukup banyak atau padat.

Baca juga: Penerapan ETLE Oleh Polda NTT Didukung Penuh Pemprov 

"Kalau tilang elektronik diterapkan,maka masyarakat pasti akan tertib dalam berlalu lintas, seperti tertib pakai helm, tidak menerobos lampu merah," katanya.

Dia mencontohkan, selama ini tilang-tilang yang dilakukan polisi dengan hadir langsung di lokasi penilangan. "Ini baik, tapi saya lihat pengguna jalan raya hanya tertib ketika lihat ada polisi jaga. Tapi kalau polisi tidak ada, maka warga kembali tidak tertib," katanya.

Namun, lanjutnya, ketika tilang elektronik, masyarakat tidak melihat polisi tapi alat perekam atau CCTV tetap hidup dan terpantau siapa saja uang melanggar aturan lalu lintas.

"Tilang elektronik ini memberikan pelajaran bagi kita semua agar tanamkan disiplin berlalu lintas di mana saja kita berada walaupun tidak ada polisi. Kalau ini sudah terpola,maka kedepan semua pengguna jalan tetap tertib," ujarnya.

Politisi Partai NasDem ini mengharapkan, penerapan tilang elektronik ini harus didukung dengan sarana prasarana yang baik.
"Jadi kalau sarana prasarana baik dan mendukung sistem ini maka  saya kira sistem penerapan tilang elektronik sangat baik," ujarnya.(*)

Baca berita kupang lainnya:

Traffic Light yang tidak berfungsi di Jalan Fetor Foenay, Selasa 25 Januari 2022.
ilustrasi: Traffic Light yang tidak berfungsi di Jalan Fetor Foenay, Selasa 25 Januari 2022. (POS KUPANG.COM/BERTO KALLU)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved