Jumat, 17 April 2026

Berita Manggarai Timur Hari Ini

Stanis Jonas Warga Kokut Manggarai Timur Tewas Bunuh Diri Diduga Stres Dengan Penyakitnya

Korban bunuh diri karena rasa stres dengan penyakit yang di deritanya yang tidak kunjung sembuh

Penulis: Robert Ropo | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO POLSEK KOTA KOMBA
KELUARGA - Keluarga korban Stanis Jonas sedang berada di rumah duka.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG-  Diduga stres dengan penyakit yang dialami selama ini, Stanis Jonas (59) warga Deru, Desa Mokel, Kecamatan Kota Komba Utara atau Kokut Manggarai Timur mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri pada Minggu 10 Juli 2022, Pukul 17.00 Wita. 

Korban bunuh diri karena rasa stres dengan penyakit yang di deritanya yang tidak kunjung sembuh.

Korban menderita sakit darah tinggi dan komplikasi sakit lainnya, yang mana korban sering menceritakan sakitnya kepada Kepala Desa Mokel Vinvetius Ran Riwu.

Secara terpisah Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta  melalui Kapolsek Kota Komba IPDA I Komang Suita S.IP, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin 11 Juli 2022 malam membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskan iPDA Komang Suita S.IP bahwa peristiwa korban Stanis Jonas bunuh diri berdasarkan keterangan para saksi Anastasia Ani yang merupakan istri korban dan anak mantunya Maksimus Sampar dimana sekira pukul 17.00 Wita, Istri korban Anastasia yang pada saat itu berada di dapur. 

Baca juga: BREAKING NEWS : Ketua RT di Kelurahan Kayu Putih Kota Kupang Ditemukan Tak Bernyawa

Saksi Anastasia kemudian masuk ke dalam rumah dan sesampai di ruang tamu saksi mendapati korban dalam  posisi terbaring, muntah-muntah dan  dari mulutnya mengeluarkan busa.

Melihat kondisi korban tersebut, jelas Komang, istrinya kemudian memanggil dan meminta tolong kepada anak mantunya Maksimus dan masyarakat sekitar untuk datang membantu menolong korban. 

Mendengar teriakan meminta pertolongan tersebut, beberapa masyarakat sekitar menelpon mobil ambulace UPTD Puskesmas Mukun.

Beberapa saat kemudian mobil Ambulace tiba di lokasi dan dengan pertolongan warga sekitar korban di angkat ke dalam mobil ambulace. 

Karena dilihat bahwa korban sudah tidak bernyawa lagi, korban kemudian diturunkan kembali dari mobil ambulance dan dibawa kembali ke dalam rumah korban. 

Baca juga: BREAKING NEWS : Pria di Sikka Tewas Bersimbah Darah, Jenazahnya dievakuasi ke RSUD Hillers Maumere

Kemudian pihak medis memeriksa tanda-tanda pada tubuh korban dan di diagnosa bahwa korban meninggal dunia karena keracunan obat. 

Dikatakan Komang, diduga korban bunuh diri karena rasa stres yang dialami korban atas penyakit yang di deritanya yang tidak kunjung sembuh.

Korban menderita sakit darah tinggi dan koplikasi sakit lainnya, yang mana korban sering menceritakan sakitnya kepada Kepala Desa Mokel Vinvetius Ran Riwu.

Pada saat ini keluarga korban menerima kejadian tersebut murni bunuh diri.

Pihak korban bersedia membuat surat pernyataan dan menolak untuk dilakukan Otopsi. (rob)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved