Berita Sikka Hari Ini

Kasus Pria di Sikka Tewas Bersimbah Darah di Jalan, Ini Keterangan Lengkap Polisi

Dikatakan Margono bahwa pria tersebut pertama kali ditemukan oleh GP (43) salah satu warga setempat, Minggu 10 Juli 2022 tengah malam Pukul 23.00 Wita

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/PAUL KEBELEN
BERI KETERANGAN - Kepala Humas Polres Sikka, AKP Margono sedang memberi keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin 11 Juli 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Sosok pria berinisial HK (41), warga Kelurahan Wolomorang, Kota Maumere, Kabupaten Sikka diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan, Minggu 10 Juli 2022 malam.

HK ditemukan dalam kondisi tewas Bersimbah Darah dan tidak bernyawa di lorong jembatan belakang Pasar Alok, Kelurahan Wolomorang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.

Terkait dengan kasus ini Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas melalui Kepala Humas AKP Margono memberi keterangan kepada wartawan pada Senin 11 Juli 2022.

Dikatakan Margono bahwa pria tersebut pertama kali ditemukan oleh GP (43), salah satu warga setempat, Minggu 10 Juli 2022 tengah malam Pukul 23.00 Wita.

Warga lain, berinisial SD (51) lalu melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak Kepolisian Polres Sikka, malam itu juga.

Pihak Kepolisian Polres Sikka telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Tim Buser Polres Sikka sudah menangkap seorang pria dewasa berinisial A yang diduga telah membunuh HK.

A ditangkap oleh Tim Buser Polres Sikka di belakang Kali Mati, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok , pagi tadi.

Pantauan Pos Kupang, terduga pelaku sedang periksa di ruang Kanit Pidum, Polres Sikka.

Sementara itu, keterangan saksi GP (43), yang sudah dihimpun Polres Sikka, sebelum kejadian, sekitar pukul 21.00 Wita, korban dan dua teman korban yakni F dan A sempat duduk bersama mengkonsumsi minuman keras di depan kos lokasi kejadian.

Menurut GP, sekitar pukul 22.00 Wita dirinya sempat mendatangi korban dan teman korban untuk menegur karena mendengar ada keributan.

GP juga melihat terjadi pertikaian antara teman korban yang kemudian dilerai oleh korban.

Selanjutnya salah satu teman korban berinisial A masuk ke kamar kos dan mengambil kunci roda dan pergi menggunakan sepeda motor miliknya.

Sekitar Pukul 23. 00 Wita, saksi GP, saat sedang mempersiapkan barang jualan melihat korban dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah di lorong jembatan belakang Pasar Alok.

Selain GP, Polisi juga sudah menghimpun keterangan dari dua saksi lainya, yakni El (24) dan OZ (35). (Cr1)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved