Berita Lembata Hari Ini
Kodak FC Singkirkan Lamahora Lewat Drama Adu Pinalti
pelbagai usaha menambah gol menjadi sia-sia hingga laga harus dilanjutkan melalui adu tendangan titik putih.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Kodak FC secara dramatis memastikan diri lolos ke babak 8 besar lanjutan turnamen sepak bola Wanted Cup IV di Lapangan Polres Lembata, pada Kamis, 7 Juli 2022.
Tim asal Desa Watodiri, Kecamatan Ile Ape ini berhasil menyingkirkan Lamahora FC melalui drama adu pinalti dengan skor 4-2.
Karena nama besar kedua tim, pertemuan dua klub ini menyita perhatian masyarakat penggila bola di Kabupaten Lembata, bukan hanya para pendukung fanatik dua tim ini.
Baca juga: Gunung Ile Lewotolok Keluarkan Bunyi Dentuman Warga Ile Ape Lembata Panik
Kodak FC tertinggal terlebih dahulu setelah Lamahora FC berhasil mencetak gol cepat saat laga baru berjalan 4 menit di babak pertama.
Anak asuh Erminus Duli itu cukup kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama akibat kokohnya lini tengah dan lini belakang Lamahora FC yang dikawal Denis Making dan Fandy. Namun, di penghujung babak pertama, Kodak FC berhasil menyamakan kedudukan.
Pada paruh kedua laga, pertarungan antar lini begitu nampak. Kodak FC yang dimotori Master dan Sole Ihing mencoba merusak pertahanan Lamahora. Namun upaya itu hanya berbuah peluang manis di depan gawang.
Lamahora pun sebenarnya menciptakan lebih banyak peluang. Kecepatan para punggawanya seperti Manter dan Marsel seringkali sulit dibendung. Anak asuh Acak da Silva itu juga mendominasi permainan di lini tengah.
Sayangnya, pelbagai usaha menambah gol menjadi sia-sia hingga laga harus dilanjutkan melalui adu tendangan titik putih.
Baca juga: Erupsi Ile Lewotolok di Lembata Mencapai 2.623 Meter
Meski harus tersingkir, pencapaian Lamahora FC dalam turnamen Wanted Cup IV kali ini terbilang impresif. Sang Allenatore Acak da Silva berhasil meramu skuad yang tangguh dan lebih kreatif membangun serangan.
Usai kalah, para penonton yang memenuhi lapangan Polres Lembata memberikan apresiasi dan tepukan tangan untuk manajer dan pemain Lamahora FC. Setidaknya, mereka tersingkir dengan kepala tegak.
Menunggu Drama Adu Pinalti Persiraja VS Arus Watuwoko
Pada laga lain memperebutkan tiket menuju 8 besar juga dilakoni klub Arus Watuwoko VS Persiraja. Dua klub yang punya basis pendukung fanatik dari Adonara dan Lewoleba ini memulai laga dengan tempo yang lambat.
Para pemain sangat hati-hati membangun serangan sembari menjaga areal pertahanan mereka masing-masing.
Adu taktik kedua tim di babak pertama berakhir dengan skor kacamata. Pada babak kedua, Arus Watuwoko berhasil mencuri sebiji gol lewat kemelut di depan gawang Jomblo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tim-asal-desa-watodiri-kecamatan-ile-ape-ini-berhasil-menyingkirkan-lamahora-fc.jpg)