Berita Nagekeo Hari Ini

Nyaris Ambruk, Warga Minta Pemprov NTT Segera Perbaiki Jembatan Pomakeke di Nagekeo

Masyarakat di Kabupaten Nagekeo meminta kepada pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur segera membangun jembatan Pomakeke di wilayah

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kondisi jembatan Pomakeke di Desa Aeramo rusak parah. Gambar diambil, Minggu 26 Juni 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, MBAY - Masyarakat di Kabupaten Nagekeo meminta kepada pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur segera membangun jembatan Pomakeke di wilayah Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Pasalnya, jembatan yang menghubungkan tiga desa yakni Desa Aeramo, Desa Nangadhero, dan Desa Marapokot nyaris ambruk sehingga menyebabkan akses transportasi di tiga desa itu menjadi lumpuh.

Dominggus Boy Dore selalu kepala Desa Aeramo mengungkapkan bahwa, jembatan Pomakeke merupakan salah satu akses utama jalur transportasi yang menghubungkan tiga desa di pada wilayah tersebut.

Dijelaskannya, jembatan Pomakeke tersebut sudah dua tahun mengalami kerusakan yang parah. Meskipun sudah dua tahun rusak, belum ada perhatian serius dari pemerintah provinsi NTT.

Bahkan, saat Gubernur NTT melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Nagekeo beberapa waktu lalu, juga melewati jembatan tersebut. Namun seolah tidak melihat kondisi jembatan tersebut.

Baca juga: Lima Sungai Yang Dilintasi Jalan Lete-Ritapada Tanpa Jembatan

"Oleh karena itu, kamu minta pemerintah Provinsi NTT supaya segera perbaiki jembatan ini. Karena jembatan ini merupakan satu-satunya akses transportasi menghubungkan tiga desa disini," ungkap Dominggus kepada media ini, Minggu 26 Juni 2022.

Hal yang sama disampaikan oleh seorang warga dari Desa Nangadhero bernama Faerdin Bay. Ia mengatakan bahwa, kondisi jembatan Pomakeke ini sudah sangat membahayakan tidak hanya bagi pengendara kendaraan, namun bagi masyarakat pejalan kaki khususnya bagi para petani sawah yang ada di wilayah ini.

Ia mengaku, tahun lalu masyarakat sudah menyampaikan hal tersebut ke Pemda Nagekeo melalui Dinas PUPR, namun jawabannya bahwa jembatan tersebut menjadi tanggung jawab Dinas PUPR Provinsi NTT.

"Pertanyaannya, apa mungkin pihak Dinas PUPR Provinsi NTT menunggu ada korban nyawa dulu baru mereka bisa anggarkan untuk perbaikan jembatan ini,"tegasnya.

Ia berharap, pemerintah provinsi melaluinya Dinas PUPR Provinsi NTT untuk segera memperbaiki jembatan Pomakeke karena sangat penting bagi masyarakat yang ada di wilayah tersebut. (tom)

Kondisi jembatan Pomakeke di Desa Aeramo rusak parah. Gambar diambil, Minggu 26 Juni 2022.
Kondisi jembatan Pomakeke di Desa Aeramo rusak parah. Gambar diambil, Minggu 26 Juni 2022. (POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved