Berita Kota Kupang Hari Ini

Negosiasi Dua Jam Warnai Aksi Petugas Evakuasi Hassan Riza, WNA Asal Afganistan

seorang pendamping UNHCR melakukan evakuasi terhadap Hassan kemudian berhasil membawanya turun dari atas jembatan Liliba

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
EVAKUASI -Evakuasi terhadap warga negara asing (WNA) asal Afganistan, Hassan Riza (34) oleh petugas, 24 Juni 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG-COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG.COM - Evakuasi terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Afganistan bernama Hassan Riza (34) berlangsung sekitar dua jam, Jumat 24 Juni 2022.

Aksi evakuasi dilakukan setelah ada negosiasi dari pihak UNHCR yang berusaha membujuknya agar bersedia turun dari atas Jembatan Liliba

Akan tetapi Hassan tersebut mencoba menolak dan melontarkan kekesalan terhadap perusahaan yang selama ini mengurus para imigran di Kupang.

Baca juga: Aksi Nekat WNA Afganistan di Atas Jembatan Liliba Hebohkan Warga 

Beberapa pendamping dan teman-teman sesama Imigran juga meminta agar Hassan segera turun agar membicarakan dengan kepala dingin.

Setelah mencoba membujuk selama beberapa kali, akhirnya Hassan bersedia untuk turun dari atas jembatan, sehingga Tim Damkar Kota Kupang bersama Basarnas Kupang melakukan evakuasi terhadap Hassan menggunakan armada taktis milik Damkar Kota Kupang.

Awalnya Hassan menolak karena kondisi sekitar jembatan liliba sangat ramai sehingga pihak kepolisian Polresta Kupang Kota meminta warga setempat bergeser dan membubarkan diri agar Hassan tidak merasa stres.

Setelah itu Petugas Evakuasi bersama seorang pendamping UNHCR melakukan evakuasi terhadap Hassan kemudian berhasil membawanya turun dari atas jembatan Liliba.

Kemudian personel kepolisian langsung mengevakusi Hassan dengan membawanya ke Rumah Sakit Jiwa Naimata guna menjalani pemeriksaan oleh tim medis.

Baca juga: Donatus Ara Kian: Jembatan Liliba Jadi Gerbang

Kepada POS-KUPANG.COM, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada seorang imigran asal Afganistan berada di atas jembatan Liliba.

"Kami mendapat informasi sekitar pukul 19.00 wita, sehingga kami langsung datang ke jembatan Liliba, dan warga telah memadati lokasi sekitar serta arus lalu-lintas cukup macet," ungkap Krisna.

Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Damkar Kota Kupang dan Basarnas Kupang untuk melakukan evakuasi terhadap Hassan yang berada di atas jembatan Liliba.

Polresta Kupang Kota juga melakukan sterilisasi lokasi agar memberikan ruang bagi Hassan untuk bersedia turun dari atas jembatan.

"Pihak UNHCR dan temannya sesama imigran berkomunikasi dengan Hassan, dan akhirnya membuat dia bersedia turun, setelah itu kami mengevakuasinya ke RSJ Naimata," tambah Krisna.

Baca juga: Tidak Ada Makluk Halus Gentayangan di Jembatan Liliba 

Menduga Hassan saat kejadian tersebut sementara meneguk minuman keras sehingga berbicara dalam pengaruh alkohol, dan sementara mengalami permasalahan pribadi serta kecewa terhadap pihak yang mengurus para imigran di Kupang. (*)

Berita Kota Kupang lainnya
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved