Berita Ende Hari Ini
Tiwu Ldapha Ldhero, Surga Tersembunyi di Wilayah Perbatasan Ende-Nagekeo
sudah semakin dikenal oleh masyarakat baik masyarakat yang ada di Kabupaten Ende maupun mereka yang berasal dari luar Ende.
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
Tiba-tiba datanglah segerombolan kera merampas gong/gendang yang sedang dipukul oleh para pencari Ldhero.
Terjadilah perebutan hebat antara pencari Lderho dengan segerombolan kera itu. Akhirnya gendang dibawa kera ke sebuah kolam (kolam), menuju ke dasar kolam yang berada persis di dekat tebing.
Pada saat air mengalir ke kolam tersebut, ternyata kena tepat pada gendang yang dibawa kera. Air terjun mengalir pada kolam sehingga bunyi seperti gendang yang dipukul oleh manusia.
Baca juga: NasDem Lakukan Penjaringan Bakal Calon Presiden
"Orang kampung menamakan kolam itu Tiwu Ldapha Ldhero karena gadis Ldhero dibawa oleh nitu ke kolam itu. Kampung yang dekat dengan kolam itu juga diberi nama Lderho juga," ujarnya kades Kristoforus.
Atas kejadian tersebut, ungkap Kristoforus, para leluhur mengingatkan anak gadis dari ketiga suku yakni suku Nupha, Rhea (Zea), dan Togku tidak boleh jalan sendirian di sekitar Tiwu Ldapha Ldhero. (*)