Pemilu 2024

Gong Pemilu 2024 Ditabuh, Bawaslu NTT Siap Awasi Semua Tahapan

Thomas mengatakan, soal  pendaftaran pemilih, pihaknya meminta agar parpol bisa mengikuti dengan baik

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Edi Hayong
DOK-POS-KUPANG.COM
Ketua Bawaslu NTT Thomas Djawa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS -KUPANG.COM,KUPANG- "Kita ketahui bahwa tahapan pemilu 2024 sudah mulai ditabuh pada 14 Juni 2022 dengan ditetapkannya PKPU Nomor 3 tahun 2022. Secara  kelembagaan Bawaslu dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota siap mengawasi semua tahapan,".

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu NTT, Thomas Djawa,S.H, Senin 13 Juni 2022.

Menurut Thomas, bagi Bawaslu ini merupakan  momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia,  khususnya bagi masyarakat NTT.

"Jadi secara kelembagaan  kita siap mengawasi, baik dari Bawaslu Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten dan Kota," kata Thomas.

Dijelaskan, Bawaslu NTT sendiri tentu melakukan   konsolidasi internal, persiapan SDM dan sarana prasarana pendukung.

"Ini paesta rakyat, jadi masyarakat harus sambut bak. Momentum yang harus disambut dengan gembira, dengan konsep Bawaslu itu melibatkan masyarakat dalam pengawasan," jelasnya.

Dikatakan, setelah ditabuhnya Gong Pemilu,  maka Pemilu sudah dimulai, sehingga semua persiapan seperti anggaran , regulasi teknis, kemudian pemutahiran data pemilih. 

"Tahun ini juga kita lakukan verifikasi peserta pemilu bagi peserta pemilu, yakni verifikasi administrasi dan verifikasi faktual," katanya.

Dikatakan, pihaknya mengharapkan kepada KPU agar mengikut tahapan yang sudah ditetapkan dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2022.

"Tahapan dan jadwal itu ditindaklanjuti secara jelas sesuai dengan regulasi teknis. KPU juga harus  secara masif sosialisasi tentang jadwal dan tahapan," ujarnya.

Sedangkan soal parpol, Thomas mengharapkan bisa bersinergi dengan Bawaslu terkait pelaksanaan tahapan.

"Kami sangat terbuka menerima konsultasi, sengketa, pelanggaran administrasi menyangkut verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.
Ini diharapkan bisa disiapkan secara baik oleh parpol mulai dari tingkat  provinsi hingga kabupaten dan kota," katanya.

Thomas mengatakan, soal  pendaftaran pemilih, pihaknya meminta agar parpol bisa mengikuti dengan baik.

"Kita juga minta parpol ikut mengambil andil dalam pendaftaran pemilih. Data ini sangat penting agar tidak terulang kasus seperti pemilu sebelumnya," ujarnya. (*).

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved