Tips Sehat
Kenali Gejala Penyakit Asma Sejak Dini, Sesak Nafas Hingga Dada Terasa Berat
Menurut data World Health Organization (WHO), lebih dari 339 juta orang di dunia memiliki kondisi ini.
Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM- Asma bronkial, atau Anda mungkin lebih akrab dengan “asma” saja, merupakan penyakit akibat peradangan dalam saluran udara (bronkus).
Peradangan itu akhirnya membuat saluran pernapasan bengkak dan sangat sensitif.
Akibatnya, saluran pernapasan menyempit sehingga udara yang masuk ke paru-paru jadi terbatas.
Menurut data World Health Organization (WHO), lebih dari 339 juta orang di dunia memiliki kondisi ini.
Baca juga: Kenali 7 Gejala Penyakit Saraf Terjepit Termasuk Sensasi Panas, Bagian Tubuh Mana Bisa Kena?
Indonesia sendiri menempati peringkat ke-20 sebagai negara dengan kasus kematian akibat asma yang terbanyak.
Penyakit yang memengaruhi pernapasan ini lebih sering menyerang anak-anak.
Namun, orang dewasa yang berusia di bawah 40 tahun juga bisa mengalaminya.
Asma ditandai dengan adanya episode berulang dari mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk.
Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Gejala Penyakit Infeksi Toksoplasma dan Penyebabnya,Waspada Kotoran Kucing
Bunyi mengi terutama terdengar ketika penderita menghembuskan nafasnya.
Dahak bisa saja terbentuk di paru-paru karena batuk, tetapi sulit untuk dikeluarkan.
Selama masa penyembuhan setelah serangan mungkin adanya mirip nanah yang disebabkan oleh tingginya kandungan sel darah putih yang disebut eosinofil.
Gejala biasanya memburuk pada waktu malam atau pagi hari sebagai respons terhadap kegiatan olahraga atau udara dingin.
Baca juga: Termasuk Penyakit Langka Namun Kenali 11 Gejala Penyakit Kanker Darah termasuk Sering Demam
Pada sejumlah penderita asma ada yang jarang menunjukkan gejala, sebagai respons terhadap pemicu, sedangkan sejumlah penderita asma yang lain mungkin menunjukkan gejala yang nyata dan persisten
Para ahli belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab asma.
Akan tetapi, serangan umumnya terjadi ketika seseorang terpapar pemicunya.
Beberapa hal yang mungkin bisa menjadi penyebab alias pemicu asma, antara lain:
Baca juga: Perubahan Kebiasaan BAB Salah Satu Gejala Penyakit Kanker Usus, Kenali Tanda Lainnya via Tinja
Perokok aktif dan perokok pasif.
Infeksi saluran pernapasan atas (seperti pilek, flu, atau pneumonia).
Alergi terhadap makanan, serbuk sari, jamur, tungau debu, dan bulu hewan peliharaan.
Paparan zat-zat di udara (seperti polusi udara, asap kimia, atau racun).
Faktor cuaca (seperti cuaca dingin, berangin, dan panas yang didukung dengan kualitas udara yang buruk dan perubahan suhu secara drastis).
Mengonsumsi obat-obatan tertentu (seperti aspirin, NSAID, dan beta-blocker).
Makanan atau minuman yang mengandung pengawet (seperti MSG).
Mengalami stres dan kecemasan berat.
Bernyanyi, tertawa, atau menangis yang terlalu berlebihan.
Parfum dan wewangian.
Memiliki riwayat penyakit refluks asam lambung (GERD). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lima-jenis-olahraga-untuk-penderita-asma_20151231_090725.jpg)