Senin, 11 Mei 2026

Liga Champions

Sulitnya Comeback Saat Melawan Liverpool Peringatan bagi Real Madrid di Final Liga Champions

Sulitnya Comeback Saat Melawan Liverpool Peringatan bagi Real Madrid di Final Liga Champions

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
Kompas.com/AFP-PAUL ELLIS
Virgil van Dijk tampak bahagia seusai laga leg kedua semifinal Liga Champions yang mempertemukan Villarreal vs Liverpool di Estadio Le Ceramica, Rabu (4/5/2022) dini hari WIB. Liverpool lolos ke final Liga Champions berkat keunggulan agregat 5-2 atas Villarreal. 

POS-KUPANG.COM - Melakukan comeback atau bangkit setelah tertinggal lebih dulu bukanlah perkara mudah dalam pertandingan sepak bola. Misi comeback juga akan terasa semakin sulit jika lawan yang dihadapi adalah Liverpool, sang finalis Liga Champions 2021-2022.

Real Madrid selaku pesaing Liverpool di final Liga Champions 2021-2022 perlu mewaspadai hal tersebut. Sebab, mereka punya kebiasaan "loyo" atau kebobolan lebih dulu sejak fase grup hingga semifinal.

Laga Liverpool vs Real Madrid dalam final Liga Champions 2021-2022 dijadwalkan berlangsung di Stade de France, Saint-Denis, Perancis, pada Minggu (29/5/2022) dini hari WIB.

Sebelum lolos ke final Liga Champions, Liverpool menorehkan catatan impresif. Mereka hanya menelan satu kekalahan dari 12 laga yang tersaji di fase grup hingga semifinal.

Liverpool menelan satu-satunya kekalahan ketika bersua Inter Milan pada leg kedua 16 besar, awal Maret lalu. Kala itu, Liverpool selaku tim tuan rumah takluk 0-1 di Stadion Anfield.

Namun, mereka tetap lolos ke perempat final setelah lebih dulu menang 2-0 pada leg pertama di markas Inter Milan.

Selain kekalahan tersebut, Liverpool mampu mengemas 10 kemenangan dan satu hasil imbang.

Baca juga: Ini Pesan Steven Gerrard untuk Liverpool Jelang Final Liga Champions Melawan Real Madrid

Dalam prosesnya, klub berjulukan The Reds itu sempat mendapat perlawanan sengit di sejumlah pertandingan. Bahkan, mereka beberapa kali nyaris menjadi korban comeback lawannya.

Berdasarkan penelusuran KOMPAS.com, Liverpool sudah empat kali berada dalam situasi tersebut. Namun, mereka berhasil lolos dan menghancurkan harapan lawanannya untuk melakukan comeback.

Salah satu contohnya bisa dilihat ketika Liverpool mengalahkan Villarreal dengan skor 3-2 pada leg kedua semifinal, awal Mei lalu.

Liverpool ketika itu lebih dulu tertinggal 0-2 dan membuka asa Villarreal yang sempat tertinggal dua gol pada leg pertama untuk melakukan comeback.

Akan tetapi, Liverpool menghancurkan harapan Villarreal dengan mencetak tiga gol balasan dalam kurun 12 menit dan menang agregat 5-2.

Contoh lain bisa dilihat saat Liverpool mengalahkan Benfica dengan skor 3-1 pada leg pertama perempat final, awal April 2022.

Baca juga: Ini yang Dilakukan Carlo Ancelotti Atasi Kekhawatiran Jelang Duel Liverpool Vs Real Madrid

Kala itu, Liverpool berhasil mencetak sepasang gol pembuka pada 34 menit pertama. Lalu, Benfica membuka asa bangkit lewat gol Darwin Nunez pada menit ke-49.

Gol dari Darwin Nunez membangkitkan motivasi Benfica untuk setidaknya mencetak satu gol lagi dan mengamankan hasil imbang. Namun, Liverpool membuyarkan harapan tersebut. Mereka mencetak gol ketiga pada menit ke-87 dan memenangi leg pertama kontra Benfica.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved